Rabu, 27 Mei 2020

Seleksi Duta Wisata Online. Solusi Ditengah Pandemi?


Banyak berita dan pengumuman yang mengatakan bahwa seleksi pemilihan duta wisata tahun 2020 ini ditiadakan. Berbagai daerah mulai dari daerah yang berdeketan dengan pusat penyebaran covid-19 ataupun yang berada jauh darinya, banyak yang meniadakan seleksi duta wisata. Mungkin demi menepati himbauan pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan serta demi memutus rantai penyebaran covid-19. Tapi aku sangat menyayangkan pembatalan tersebut, terutama yang berada di Kabupaten Pekalongan. Padahal, di zaman yang serba modern begini, ada beberapa tawaran solusi yang bisa diterapkan. Salah satunya adalah Seleksi Duta Wisata Online.

Seperti sudah kita ketahui bersama, kalau rangkaian seleksi duta wisata itu ada banyak sekali. Diantaranya tes administrasi duta wisata, tes tertulis duta wisata, tes wawancara duta wisata, tes unjuk bakat duta wisata dan tes lain yang diperlukan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. Jadi, pemilihan duta wisata ini nggak cuman ajang abal-abal doang. Karena ada beberapa tingkatan yang dimulai dari tingkat wilayah kota atau kabupaten, tingkat provinsi hingga tingkat nasional. Sehingga, materi seleksi pemilihan duta wisata akan berbeda antar daerah satu dibanding dengan daerah lainnya. Tapi, secara keseluruhan memiliki garis besar yang sama.

Tips Seleksi Duta Wisata:

Ditengah wabah pandemi covid-19 yang melanda Indonesia ini, sebenarnya hal sedih tidak hanya datang dari semakin bertambahnya jumlah penderita positif covid-19 dari hari ke hari. Namun ada hal lain yang membuat sedih yaitu ditiadakannya pemilihan duta wisata untuk tahun 2020 ini. Entah aku yang sedih sendiri atau mungkin banyak pecintan peageant lainnya yang merasakan kesedihan yang sama. Soalnya, ajang duta wisata ini merupakan salah satu wadah yang dapat digunakan untuk mengembangkan minat dan bakat terutama golongan muda untuk menunjukkan karya, kebolahan dan potensi dirinya. Selain itu, juga akan menjadi ajang pengembangan diri bagi pesertanya.

Ternyata tidak hanya di Kabupaten Pekalongan saja yang mengalami peniadaan pemilihan duta wisata. Namun ada beberapa daerah lainnya di Provinsi Jawa Tengah yang melakukan hal serupa. Pun begitu juga dengan Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Jawa Tengah melakukan hal yang serupa. Sebenarnya, itu merupakan keputusan yang sangat bijak yang dipilih oleh pemangku kepentingan. Karena dimana pun ajang duta wisata diselenggarakan, pasti akan menarik animo masyarakat untuk berkumpul. Dimana hal tersebut tentu akan melanggar hal yang sedang gencar-gencarnya digalakkan oleh pemerintah, menjauhi kerumunan.

Seleksi Duta Wisata Online Berbiaya Kecil

Seleksi Duta Wisata Online. Solusi Ditengah Pandemi?

Tapi, tetap saja peniadaan seleksi pemilihan duta wisata tahun ini meninggalkan sedikit kekecewaan. Padahal, dimana-mana dilakukan yang namanya Work from Home, Scholl from Home dan Pray from Home. Yang pada zaman sekarang memanfaatkan perkambangan teknologi yang ada. Yaitu dengan menggunakan aplikasi bertatap muka daring. Padahal, aplikasi bertatap muka daring tersebut merupakan aplikasi gratis yang bisa digunakan oleh siapapun. Termasuk digunakan untuk melaksanakan seleksi pemilihan duta wisata sakali pun. Mungkin itu bisa digunakan sebagai salah satu solusi ditengah pandemi, yang bisa dicoba untuk tetap melaksanakan seleksi pemilihan duta wisata.

Selain mungkin berbiaya lebih kecil dibandingkan harus menggelar seleksi sebagaimana pada biasanya, hal tersebut juga bisa tetap menjaga atmosfer kompetisi. Karena seperti yang sudah ku tulis tadi di paragraf sebelumnya, kalau ajang seleksi pemilihan duta wisata ini sangat baik untuk mengembangkan potensi diri bagi pemuda-pemuda yang ada di daerah. Jika tidak ada kompetisi seperti sekarang ini, maka dikhawatirkan atmosfer berkompetisi pemuda yang ada di daerah akan berkurang. Padahal, tempaan dari kompetisi semacam ini menurut ku sangat baik apabila terus ada. Karena mungkin akan memberikan pengalaman baru yang tidak akan pernah terlupakan. Yang mungkin tidak akan pernah terulang dikemudian hari.

Mudahnya Menggelar Seleksi Duta Wisata Online


Tes Tertulis Seleksi Pemilihan Duta Wisata
Tes Tertulis Seleksi Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2019

Kalau dibayangkan, tentu akan sangat mudah untuk menggelar proses seleksi pemilihan duta wisata ini secara online. Tinggal butuh koneksi internet, kamera, serta melakukan proses seleksi seperti biasanya. Ya, semudah itu apabila dibayangkan dengan kasat mata.

Tapi.. setelah ku pikir-pikir, akan sulit juga apabila jumlah peserta seleksi yang ada mencapai ratusan pendaftar. Akan sulit juga apabila peserta tidak memiliki koneksi internet yang memadai. Akan sulit juga apabila fasilitas yang ada kurang memadai. Jadi, setelah ku pikir-pikir, ternyata banyak kendala yang akan dihadapi ketika memaksakan melakukan seleksi pemilihan duta wisata secara online. Yang mungkin akan menyebabkan proses seleksi menjadi tidak netral. Peserta yang memenuhi kriteria malah mungkin saja bisa tercoret gegara ada kendala pada masalah teknis. Sehingga akan menyebabkan proses penilaian menjadi tidak adil.

Lain cerita apabila seleksi sudah memasuki tahap menengah atau tahap lanjutan, bukan dimulai sejak masa awal seleksi. Mungkin kendala-kendala di atas dapat disiasati. Toh pemilihan Mas dan Mbak Duta Wsiata di tingkat Provinsi Jawa Tengah pun ditiadakan. Sehingga daerah tidak perlu mengirimkan wakilnya untuk mengikuti ajang tersebut. Akan menjadi keputusan yang tidak bijak apabila tetap memaksakan untuk melakukan proses seleksi pemilihan duta wisata di daerah, sementara kompetisi lanjutannya tidak ada. Seperti yang sudah ku tulis di atas, seleksi duta wisata ini memiliki tingkatan sampai ke Nasional. Sehingga akan sangat sangat baik bagi peserta yang mengikuti ajang tersebut karena bisa dijadikan sebagai ajang pengembangan diri. Kalau kompetisi di ujungnya tidak ada, buat apa memaksakan diri. Betul kan?

Seleksi Duta Wisata Ditiadakan

Jadi, buat para putra putri daerah yang memiliki cita-cita untuk mengikuti seleksi pemilhan duta wisata, dengan adanya pendemi ini, jadi ada kesempatan untuk mempersiapkan diri lagi. Masih ada waktu dan kesempatan untuk dapat mempersiapkan diri untuk menyongsong seleksi dan menikmati kerasnya iklim kompetisi pada tahun selanjutnya. Jadi, manfaatkan waktu sebaik mungkin supaya pada kesempatan selanjutnya dapat mempersembahkan penampilan yang terbaik.

Selagi masih banyak waktu, pelajari materi yang sekiranya akan keluar pada proses seleksi tahun depan. Banyak media yang dapat digunakan untuk belajar. Salah satunya dengan melakukan pencarian lewat google. Tinggal ketik saja tes duta wisata, maka akan banyak tips dan kiat-kiat yang bisa diterapkan untuk menambah kemampuan dan menambah wawasan. Sehingga persiapan untuk mengikuti proses seleksi pemilihan Duta Wisata tahun depan semakin matang. Tentunya tidak hanya dengan membaca saja, perlu latihan juga untuk membuat diri benar-benar siap ketika terjun pada proses seleksi pemilihan duta wisata yang ada. Untuk materinya apa saja, sudah ku sertakan beberapa link di atas yang bisa digunakan sebagai bahan bacaan.

Sampai jumpa pada proses seleksi duta wisata tahun depan!

Walaupun sebenarnya ada solusi seperti judul artikel ini, seleksi duta wisata secara online. Tetapi setau ku dana yang seharusnya digunakan untuk proses seleksi banyak yang dicoret dan dialihkan untuk penanganan covid-19. Tidak hanya di Kabupaten Pekalongan saja, setau ku di daerah lain juga melakukan tindakan serupa. Jadi, keputusan meniadakan seleksi pemilihan duta wisata menurut ku merupakan keputusan yang sangat tepat. Tentu ada hal yang lebih penting yang mungkin menjadi kebutuhan orang banyak dibanding hanya soal pemilihan duta wisata saja. Karena pada dasarnya semua orang bisa menjadi duta wisata. Semua orang bisa membantu pemerintah untuk mempromosikan tempat wisata yang ada di daerahnya. Semua orang bisa mengenalkan makanan daerah asalh tenpat tinggalnya. Semua orang dapat menginspirasi manusia lain dengan tindakan baiknya.

Tapi, yakinlah, ikut duta wisata lebih menarik dari yang kamu kira.

Aku pun begitu. Ku kira duta wisata gitu-gitu doang, ternyata tidaaaaak. Banyak hal menarik yang menjadi pengalaman pertama dan mungkin satu-satunya dalam hidup ku. Tapi sayang, tahun ini nggak ada seleksi duta wisata.

Jadi, Sampai jumpat tahun depan!


Baca Juga: 

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Back to Top