Bukan! Ini Bukan Papa Yang Mantan Pacarnya Mamma!



Saturday, October 27, 2018

Beli Official Hoodie Pesawat R80 #TerbangkanPesawatIndonesia


Pesawat R80 ini prakarsai oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI) dan dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Sementara itu, R80 ini diarsiteki langsung oleh BJ Habibie yang merupakan presiden Republik Indonesia ke-3 dibantu oleh putra sulungnya yang bernama Ilham Akbar Habibie. FYI, pesawat R80 ini merupakan proyek strategis nasional yang mendapatkan dukungan langsung dari Pemerintah Republik Indonesia. Kamu tau nggak berapa biaya total yang dibutuhkan untuk membuat dan mengembangkan pesawat ini? 20,2 Trilyun Rupiah...

Wow... angka yang fantastis bukan?
Fantastis kalau dilihat secara keseluruhannya. Tapi, menurut ku sih itu nominal yang nggak gede-gede amat. Emm... sebenernya lebih ke arah nggak mahal siiih. Coba deh bandingin sama jenis usaha serupa yang ada di luar sana. Mungkin biayanya akan berkali-kali lipat dibanding apa yang dicanangkan oleh RAI ini. Walaupun ku nggak punya datanya, tapi yang kuyakini, nominal tersebut jauh lebih kecil dibanding usaha sejenis di luar sana. Coba dihitung aja deh, andaikata 20,2 Trilyun itu dibagi rata oleh 250 juta penduduk Indonesia, hasilnya berapa? Cuman Rp80.800 per orang. Artinya, kalau semua dari 250 juta penduduk Indonesia mau mewujudkan mimpi menjadi raja dirgantara dunia, setiap orang cuman ngeluarin Rp80.800 doang. RAI nggak perlu nyari-nyari atau ngemis-ngemis melalui pemerintah atau lebih parahnya lagi melalui investor asing. Andaikata masyarakat Indonesia sadar, hanya dengan Rp80.800 Indonesia bakalan punya perusahaan dirgantara berkelas internasional. Padahal menurut data terbaru, jumlah masyarakat Indonesia sudah diangka 264 juta jiwa. Kalau dibagi 264 juta, tentu angka yang dikeluarkan bakalan jauh lebih kecil lagi dong ya.

Membanggakan bukan? Kalau aku sih, otomatis bangga lah... Nggak ngerti kalau kamu gimana?

Sumber: www.jejaktapak.com
Ada penyakit yang kayaknya cuman dijangkit oleh masyarakat di negeri ini doang. Apalagi ngelihat angka 20,2 Trilyun yang mencolok mata. Suatu saat, ketika keadaan tidak menentu atau arus politik yang menusuk atau keadaan kacau yang tidak terprediksi sebelumnya mencuat, bakalan ada yang nyinyir "Mending duit segitu dikasih ke masyarakat yang lebih membutuhkan. Karena mayoritas masyarakat kita masih hidup dibawah garis kemiskinan", "Mending duit segitu dibuat bangun sekolah terpencil dan gaji guru honorer yang bayarannya nggak manusiawi", dan hal-hal nyinyir lainnya yang akan timbul ketika duit 20,2 Trilyun akan digunakan untuk hal advance jauh lebih maju beberapa langkah kedepan yang nggak semua orang Indonesia mampu mencernanya dengan baik. Kalau aku sih mikirnya gini... andaikata ini berhasil dan pastinya menguntungkan, akan ada tambahan pemasukan yang jumlahnya nggak sedikit masuk ke rekening Pemerintah Indonesia. Pasti lebih mudah untuk bangun jalan, membantu anak jalanan dan terlantar yang katanya adalah tanggungan negara, bikin sekolah baru di daerah terpencil, gaji layak buat guru honorer serta banyak hal konsumtif lainnya yang bisa diatasi dari keuntungan yang dihasilkan dari usaha dirgantara tersebut. Selain pamer teknologi, hal tersebut juga bisa jadi salah satu pahlawan devisa baru di negeri ini.

Oleh karena hal tersebut di atas, aku sadar sih nggak mungkin semua 250 juta masyarakat Indonesia akan peduli. Andaikata cuman 100 juta doang masyarakat Indonesia yang peduli, kalau dibagi rata, cuman butuh Rp202.000 per orang buat melengkapi kebutuhan 20,2 Trilyun Rupiah yang diminta oleh RAI. Itu masih dibagi 250 juta doang looh. Bayangin deh, cuman dengan mengorbankan Rp202.000 doang, Indonesia bakalan disegani dunia, utamanya dalam industri perdirgantaraan internasional. Bakalan banyak duit masuk dari usaha dibidang dirgantara tersebut. Ujung-ujungnya juga keuntungan tersebut bakalan kembali lagi ke masyarakat Indonesia sendiri pada umumnya. Kalau kamu udah JENIUS sih, ngeluarin duit segitu untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, nggak akan jadi masalah buat kamu.

Sumber: Kitabisa.com diakses tanggal 27 Oktober 2018
Naaaah... Menurut ku, langkah yang dipilih oleh RAI dengan melakukan Crowd Founding (Patungan Publik) adalah langkah yang sangat baik. Mungkin RAI berharap akan ada minimal 100 juta masyarakat Indonesia yang akan peduli dan merelakan minimal Rp202.000 hartanya, untuk mendukung proyek strategis nasional tersebut. Tapi kenyataannya belum begitu ya? Ku lihat di website https://kitabisa.com/pesawatr80 baru terkumpul 9 Milyar doang. Masih kurang banyak banget bukan? Kamu mau film penyesalan kesedihan Habibie Ainun jilid dua bakalan tayang lagi di bioskop? Film motivasi yang mengutuk kegagalan yang seharusnya tidak terjadi akan dibuat jilid duanya? Nggak mau kan?

Sumber: irfan47.blogstudent.mb.ipb.ac.id
Aku pun nggak mau itu terjadi lagi di Indonesia. Cukup N-250 yang jadi korbannya. Makanya, aku memberanikan diri buat beli Official Hoodie R80 di bukalapak. Belinya di bukamall ya, nama lapaknya official merchandise pesawat R80. Atau kamu bisa klik melalui tautan INI. Kerennya, di deskripsi barang yang dijual, ada cuplikan yang menjelaskan bahwa "Uang yang dibayarkan oleh anda untuk membeli official merchandise ini akan terhitung sebagai donasi untuk pembuatan pesawat R80 karya Eyang Habibie". Cuy... yang kutanggep adalah, ketika bayarnya Rp300.000 buat beli hoodienya, ya jumlah nominal itu pula yang dihitung sebagai donasi pada Patungan Publik yang digalakkan oleh RAI ini.

Btw nih btw ya... Mbaknya cantik juga yaa... Sumber: Official Hoodie R80 bukalapak.com
Berarti hoodienya gratis dong?
Anggep aja gitu...
Kalau Mbaknya?

Krik...Krik...

Kalau esensi pendidikan nyampek ke otak dan relung hati mu, kayaknya habis ini kamu bakalan langsung ke Bukalapak terus beli Official Hoodie R80, nggak pake lama. Soekarno sih pernah bilang "Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu. Tapi, tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu". Kalau kamu selama ini berpikiran bahwa kamu adalah orang biasa-biasa aja yang nggak punya pengaruh atau kasarnya sih, kamu mati sekali pun, Indonesia nggak akan kehilangan kamu. Ini saatnya untuk membalikkan keadaan. Ini saatnya membuat dirimu merasa lebih bangga dengan hidup mu. Karena kamu berani merelakan sedikit uang mu untuk mewujudkan proyek strategis nasional tersebut. Masih tunggu apalagi? Yakinlah fase kehidupan mu selanjutnya, hal seperti ini nggak akan ada lagi untuk kedua kalinya. Kalau kamu cinta Indonesia, ini saatnya. Buktikanlah wahai pemuda pemudi harapan bangsa!

Jadi, tunggu apalagi?
Aku aja udah beli...

Itu yang kotakan biru kecil gambar pesawat di atas kepalanya Eyang Habibie itu surat cinta yang jauh lebih menyenangkan ketimbang gombalan gebetan mu di whatsapp. Sumber: Official Hoodie R80 bukalapak.com
Bentar, kalau habis ini ada yang nyinyir... "Bay, kok lu pamer amat sih. Baru ngeluarin duit segitu doang dan udah ngerasa selangit?". Sorry, aku emang orangnya sombong dan tukang pamer. Tapi sombong ku berfaedah. Pamer ku bermanfaat cuy. Harapannya, dengan aku bikin tulisan ini, sombong berfaedah dan pamer bermanfaat ku dapat membuka pikiran orang lain untuk melakukan hal lebih gila dibanding apa yang kulakukan. Mungkin kamu bisa beli jaket bomber official R80 yang harganya lebih dari dua kali lipat dibanding hoodienya, pasti lebih baik dibanding "cuma" beli hoodie doang kan? Dan akan jauh-jauh lebih baik dibanding tukang nyinyir yang nggak ngerti Patungan Publik ini ada. Jauh lebih baik lagi dibanding tukang scrool yang tau patungan publik ini ada dan cuman berdiam diri. Ini akan jadi bagian sejarah Indonesia cuy, kita emang harus pamer dan sombong untuk manas-manasin orang lain supaya melakukan hal lebih gila dari apa yang kita lakukan.

Aku aja udah beli, nih lihat kalau nggak percaya!


Jadi, kapan mau beli official hoodie pesawat R80?

Masih nunggu apa lagi buat beli? Apa kamu mau nunggu Pesawat R80 terkatung-katung kayak mobil KMS (Kebalik bacanya) yang sekarang unungnya tidak jelas itu? Tytyd Quda! Buruan beli ih! Sumber: Official Hoodie R80 bukalapak.com
Salam,
BAYU TAUFANI HARYANTO
Website                    http://www.papabackpacker.com/
Admin Website        http://www.desawonopringgo.com/
Facebook Page        @bayutaufani
Twitter                     @bayutaufani
Instagram                @bayutaufani
Youtube                   bayutaufaniharyanto
Google+                  +bayutaufaniharyanto
Steller                      @bayutaufani

Share:

Wednesday, October 3, 2018

Jangan GOBLOK Sekarang ada JENIUS!


JENIUS ini merupakan aplikasi perbankan digital yang dikeluarin sama PT. Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN). Kalau yang ngeluarin Bank, berarti produknya juga pasti berhubungan dengan bank dong ya? Yaiyalah. Gampangnya, JENIUS ini adalah aplikasi dan kartu debit (Rasa Kartu Kredit) yang udah seharusnya dimiliki oleh generasi Millenial Zaman Now. Etapi, generasi zaman now nggak semuanya JENIUS, masih ada beberapa (banyak) yang GOBLOK. Itu artinya, dia belum JENIUS. Ada satu hal edan yang bikin aku jatuh cinta sama si JENIUS ini. Yaitu JENIUS terkoneksi sama sistem pembayaran internasional yang namanya VISA. Bay, Visa itu kan yang biasanya ada di kartu kredit bukannya? Iya bener! Jadi, JENIUS ini...

Share:

Friday, September 28, 2018

Perayaan Pesta Pernikahan Impian

Pernikahan Adat Jawa vs Pesta Pernikahan Impian. Lebih Baik ku Pilih yang Mana?
Pernikahan Adat Jawa vs Pesta Pernikahan Impian. Lebih Baik Pilih yang Mana? 
Sumber: linandjirsa.com
Kalau dilihat dari judulnya, pasti kalian udah bisa nebak apa yang bakalan ku lakukan setelah ini kan? Aku mau menerka-nerka jawaban kalian, mungkin bakalan ada yang berpikiran "Wuiiih... Bayu mau nikah cuy...". Nggak salah, emang aku mau nikah...

Sebelumnya aku mau cerita dulu...

Waktu tinggal di Semarang, aku pernah berkecimpung dengan dunia kawin-perkawinan. Tapi semenjak pindah ke Pekalongan, aku udah nggak pernah lagi menikmati legitnya dunia tersebut. Pucuk dicinta ulam tiba, pertengahan September kemarin ada temen yang ngajakin untuk kembali bernostagia dengan dunia perkawinan, tapi dengan peran yang berbeda. Kalau dulu pas di Semarang, aku lebih sering bersentuhan dengan lensa dan kamera. Beda dengan peran kali ini yang lebih sering bersetubuh dengan Handy Talkie dan susunan acara. Something new! Tapi ya nggak baru-baru amat sih, soalnya dulu aku juga pernah ngerasain hal serupa. Namun, kali ini jauh berbeda. Aku bakalan bekerjasama dengan orang yang bener-bener sama sekali belum pernah aku kenal sebelumnya, ketemu pun juga belum pernah. Intinya sih, ini aku lagi mengalami de javu kegiatan yang sama namun dengan orang yang berbeda. Cuman, aku nggak akan bercerita tentang itu. Kali ini aku bakalan bercerita tentang Perayaan Pesta Pernikahan Impian...

Apakah kamu tega kalau tamu undangan mu berpermadani tratag-tratag kuno itu?
Sumber: linandjirsa.com
Kembali lagi ke paragraf pertama...

Nggak salah, emang aku mau nikah. Tapi... ya nggak sekarang juga. Nggak dalam waktu dekat ini deh. Kalau menurut rencana ku, masih lama lah ya. Mungkin sekitar enam atau tujuh tahun lagi lah. Tapi, masih bisa kurang atau bahkan bisa jadi malah lebih dari yang ku rencanakan. Apa yang ku yakinin sih, itu semua udah ada jalannya. Udah ada garisnya dan udah ditentukan sama sang maha pencipta. Sebelum aku bernyawa pun, kayaknya garis itu sudah Tuhan tuliskan. Jadi, buat apa diambil pusing?

Berkaitan dengan situasi yang ada di paragraf kedua, waktu itu, aku lagi mau onani, terus aku mikir sambil ngebayangin sesuatu "Kalau ada pernikahan yang kayak gini, pasti bakalan keren banget deh". Mungkin apa yang aku pikirin dan aku bayangkan tersebut, bisa jadi alternatif perayaan pesta pernikahan yang nggak biasa atau mungkin bakalan bisa jadi trendsetter baru. Mau tau gimana gambarannya? Oke, this is it "Perayaan Pesta Pernikahan Impian":

Bentar... ini aku bikin tulisan ginian, bukan berarti aku mau pesta perayaan pernikahan ku jadi kayak gini ya. Tau sendiri kan kalau pernikahan itu adalah mempersatukan dua keluarga besar yang berbeda. Jadi, belum tentu waktu aku mau menikah dengan seseorang, konsep ini bakalan bisa ku gunakan dengan mudahnya. Aku bikin tulisan kayak gini itu cuman iseng doang sih. Cuman pengen mendokumentasikan dalam bentuk tulisan tentang apa yang akhir-akhir ini melayang-layang dipikiran ku. Siapa tau... di luar sana ada sepasang sejoli yang mau melangsungkan pernikahan, tapi nggak mau menggunakan acara yang mainstream gitu-gitu aja. Oke, lanjut!

"Cermin ajaib, siapa perempuan paling cantik di negeri ini?"
Sumber: theaterscript.com
Langkah pertama, kamu harus bayangin dongeng "Putri Tidur" dan "Putri Salju".
Kedua, kamu bayangin kalau kamu lagi nonton film.
Ketiga, kamu bayangin pertunjukan teater dengan tatanan cahaya yang menarik. (Jangan lupa bayangkan kombinasi musik dan tarian)
Keempat, mainkan imajinasi liar mu untuk menggabungkan langkah pertama, kedua dan ketiga sehingga memiliki jalan cerita yang bisa dipertontonkan. Apa? Dipertontonkan Bay? Maksudnya gimana?

Kalem anak iblis... Ini baru mau mulai ceritanya...

Tapi bentar... ada yang udah bisa nebak arahnya kemana? Kalau udah ada yang nebak, coba nanti bandingin sama apa yang ku tulis. Apakah yang kamu pikirkan dan apa yang ku pikirkan itu sama? Kalau iya, siapa tau kita jodoh? *Ups

Yang ada di bayangan ku sih, bukan kedua mempelai pria dan wanita yang berjalan dari luar gedung yang memasuki tempat berlangsungnya acara. Kemudian diikutin orang tua dan saudaranya. Habis itu salam-salaman, tamunya makan terus habis itu pada pulang. Yaaa... seperti pernikahan pada umumnya sih. Tapi, pikiran liar ku berkata seperti ini:

Bayangin, semua mata tamu undangan mu bakalan tertuju pada mu dan kamu jadi pusat perhatian mereka!
Sumber: antoksoesanto.blogspot.com
Premis Perayaan Pesta Pernikahan Impian yang mau ku tulis adalah: "Mengajak serta tamu undangan memasuki cerita dongeng anak yang bertema percinta. Lalu, menghadirkan ending cerita dongeng menjadi kehidupan nyata pada sebuah acara penikahan. Dimana pemeran utamanya adalah mempelai pria dan mempelai wanita". Konsepnya adalah menghadirkan pertunjukan teater digabungkan dengan film atau video kejadian dalam skenario yang tidak memungkinkan untuk dipertunjukkan pada saat itu juga. Kemudian, disempurnakan dengan musik, tarian dan tata cahaya yang semakin mendukung keberlangsungan pertunjukan tersebut.

Ini dia... apa yang tadi ku sebut bisa dipertontonkan...

Jadi, nanti pesta pernikahannya itu semacam pertunjukan teater. Dimana mempelai pria memainkan perannya sebagai pangeran dan mempelai wanita memerankan Putri Tidur. Ceritanya bisa dimodifikasi sedemikain rupa sehingga tidak merusak durasi dan kesakralan acara yang dilangsungkan. Semua adegan harus dipikirkan secara matang. Mulai dari asal muasal gimana tuan putri tertidur dalam waktu yang lama. Hingga datanglah seorang pangeran yang bisa membangunkannya. Pertimbangkanlah untuk menampilkan adegan romantis dan yang bisa bikin baper tamu undangan secara live show. Sementara adegan prolog atau adegan pendahulu yang nggak bikin baper-baper amat, ditampilkan melalui layar besar yang memaikan video atau film adegan pendahulu tersebut (tentunya yang sudah dibuat jauh-jauh hari sebeleum acara berlangsung). Biar nggak monoton, musik pengiring sama tarian-tarian pendukung harus dijadikan sebagai selingan. Tatanan cahaya juga harus dimainkan sedemikian rupa untuk lebih mendramatisir pertunjukan.

Nenek sihir memainkan perannya untuk membuat sang putri tertidur pulas terlalu lama.
Sumber: jumpaonline.com
Harapannya sih, perhatian seluruh tamu undangan bakalan tertuju kepada kedua mempelai. Biar semua orang baper lihat seorang Putri Tidur yang dibangunkan dengan kecupan mesra dari seorang Pangeran Tampan yang direpresentasikan secara live show oleh kedua mempelai. Tujuannya adalah agar mempelai pria dan mempelai wanita benar-benar menjadi The Real Prince and The Real Princess on their day. Semua pandangan tertuju kepada kedua mempelai, semua perhatian tercurah kepada kedua mempelai dan semua tamu undangan dibikin baper dengan adegan mesra yang mereka saksikan secara live. Sehingga bisa menimbulkan persepsi, "Yang udah nikah jadi pengen nikah lagi dan yang belum nikah jadi pengen cepet-cepetan nikah".

Petunjukan dimulai dengan diputarnya film pada layar raksasa yang menutupi panggung utama. Semua lampu dipadamkan, sehingga semua mata hanya tertuju pada layar yang memutarkan adegan pendahuluan. Film tersebut menceritakan sebab musabab bagaimana awalnya sang tuan putri bisa mengalami masa tidur yang sangat panjang (Jalan ceritanya bisa diadopsi dari dongeng Putri Tidur). Adegan pada film diarahkan sedemikian rupa, sehingga tidak ada frame drop ketika layar digulung yang menandakan dimulainya pertunjukan teater. Saat layar mulai menggulung, penonton dikagetkan dengan kemunculan pangeran yang sedang bertarung menghadapi seseorang. Dandanan pangeran dan seseorang tersebut dibuat sedemikian mirip sehingga penonton sulit membedakan yang mana "pangeran yang merupakan mempelai pria" dan "seseorang yang menyerupai pangeran (pangeran palsu) tetapi bukan mempelai pria". Dalam adegan pertarungan tersebut, pangeran asli yang diperankan oleh mempelai pria dibuat mengalami kekalahan. Tujuannya adalah untuk mengecoh pentonton, agar mengira bahwa pangeran palsu adalah mempelai pria yang akan melangsungkan pernikahan.

Bayangin, pesta pernikahan mu nanti ada kayak gininya. Apa nggak bikin merinding yang lihat?
Setelah kekalahan pangeran asli, penari dan pemusik mulai memainkan perannya. Ketika kolaborasi ciamik antara pemusik dan penari selesai, pertunjukan dimulai kembali dengan adegan pengumuman dari orang tua tuan putri (mempelai wanita) yang mengadakan sayembara yang intinya "Barang siapa yang bisa membangunkan tuan putri, akan dinikahkan kepada anaknya tersebut" atau pengumuman sejenis lainnya. Pangeran asli dan pangeran palsu mendengar berita tersebut. Sehingga keduanya berebut untuk memenangkan sayembara itu. Adegan setelah ini dibuat twist yang menghadirkan kembali pertarungan antara pangeran asli dan pangeran palsu. Arahkan penonton untuk memiliki persepsi "yang menang dalam pertarungan akan menikahi tuan putri". Naaah... titik baliknya di sini... pangeran asli kembali mengalami kekalahan pada pertarungan kedua tersebut. Sehingga pangeran palsu memiliki kesempatan yang sangat besar untuk bisa memenangkan sayembara itu. Tapi, ternyata enggak, ada pantangan yang dilanggar pangeran palsu sehingga menyebabkan kekuatan supernya menghilang. Yaitu "Jangan pernah kamu mendekati atau bahkan menyentuh si putri tidur. Jika kamu melanggarnya, kekuatan magis ku akan menghilang. Begitu juga kekuatan super mu" yang diucapkan oleh penyihir si biang keladi yang mambuat sang putri mengalami masa tidur panjangnya. Naah... pangeran asli yang awalnya dianggap sebagai pesakitan, menjelma menjadi pahlawan pada akhir pertunjukan. Aku kok bayanginnya ada adegan wedding kiss beneran yang membangunkan si tuan putri ya? Jadi, tuan putrinya lagi tidur habis itu dicium bibirnya sama pangeran (udah sah mah ya bebas dong ya) terus bangun deh dia. Pangeran memenangkan sayembaranya, kemudian membunuh pangeran palsu berserta ibunya si penyihir jahat. Ini endingnya sengaja ku percepet, kepanjangan nanti yang baca males kan ya? Hingga akhrinya...

BOOOM...

Kalau nikahan mu kayak gitu, yakinlah banyak orang yang pengen nikah lagi.
Sumber: musicaltheatremusings.co.uk
Pertunjukan selesai. Raja dan Ratu yang di represantasikan oleh orang tua kedua mempelai, mempersilahkan para rakyatnya untuk menikmati pesta rakyat dalam rangka merayakan pesta pernikahan The Real Prince and The Real Princess. Tata panggung yang awalnya temaram langsung berubah menjadi terang benderang. Pesta di negeri dongeng menjadi pesta di kehidupan nyata.

Ini baru namanya pernikahan zaman now. Percuma selama hidup mu, kamu jadi k-popers sejati atau jadi anak clubbing penggemar DJ Soda tapi nanti nikahan mu lagunya dangdutan doang. No, ini bukan memposisikan dangdut sebagai aliran musik yang rendahan. Cuman, biarlah imajinasi mu itu diberi peran lebih agar menghasilkan ide-ide liar yang berasal dari kesukaan, kegemaran atau hobi dari kedua mempelai yang akan melangsungkan pernikahan. Lalu, dikemas sedemikian rupa sehingga bisa diterapkan pada perayaan pesta pernikahannya.

Wedding Enterance mu jalan dari luar gedung ke atas panggung doang? Katanya anak zaman now? Kalau kayak gitu doang mah, anak zaman old kali...
Sumber: teater-teri.blogspot.com
Aku bisa ngetik semua hal di atas juga bukan murni dari pemikiran ku semata. Tadi udah ku jelasin kalau ada temen yang ngajakin buat menikmati dunia kawin-perkawinan kan? Naaah... jadi ketika mengikuti kegiatan tersebut, aku menyaksikan suatu prosesi acara pernikahan yang berbeda dibanding kebanyakan. Cuman, menurut ku ada yang kurang, akhirnya ku lengkapi sehingga menghasilkan gambaran sesuai dengan apa yang ku tulis di atas. Jadi, nggak ada batasan atau halangan yang harus dihindari ketika ada sepasang sejoli yang akan melangsungkan pernikahan. Apa yang ku tulis di atas pun sah-sah aja kalau mau digunakan dan sah-sah aja kalau mau dikritisi atau bahkan dicaci maki.

Jadi, itulah Perayaan Pesta Pernikahan Impian menurut versiku. Kalau aku boleh kasih nama sih, bakalan ku kasih nama "Wedding Theater". Lalu, seperti apakah Perayaan Pesta Pernikahan Impian menurut versi mu? Tuliskan di kolom komentar supaya bisa kubagikan ke orang lain. Siapa tau angan-angan receh nggak masuk akal mu malah bisa menginsipirasi orang lain kan? Let's share goodness 😀

Nggak harus jadi anak raja kalau mau melaksanakan Royal Wedding. Buat sendiri Royal Wedding versimu dengan skenario yang kuat.
Sumber: linandjirsa.com

Salam,
BAYU TAUFANI HARYANTO
Website                    http://www.papabackpacker.com/
Admin Website        http://www.desawonopringgo.com/
Facebook Page        @bayutaufani
Twitter                     @bayutaufani
Instagram                @bayutaufani
Youtube                   bayutaufaniharyanto
Google+                  +bayutaufaniharyanto
Steller                      @bayutaufani
Share:

Saturday, September 22, 2018

Senyum Dahlan - Tasaro GK #PAPABUKABUKU


Setelah sekian lama segmen PAPABUKABUKU hadir di Papabackpakcer, baru kali ini aku kepikiran untuk membuat segmen tersebut jauh lebih hidup dibanding sebelumnya. Kalau sebelumnya cuman ada daftar buku yang udah ku baca dalam rentang waktu tertentu, kali ini aku akan sedikit membahas dan menceritakan pengalaman ku setelah membaca buku tersebut. Ini bukan resensi buku, aku pun nggak ngerti caranya meresnsi buku. Jadi ini murni pesan, kesan atau hal baik apa yang akhirnya ku peroleh dan terngiang-ngiang sehingga dapat kuambil pelajaran positif darinya.

Senyum Dahlan ini serial ketiga dari Trilogi Novel Inspirasi Dahlan Iskan. Serial pertama berjudul Sepatu Dahlan, kemudian serial kedua berjudul Surat Dahlan yang ditulis sama Khrisna Pabichara. Karena udah terlanjur menyelesaikan membaca kedua serial sebelumnya, aku jadi penasaran sama serial terkahirnya. Tulisan Khrisna Pabichara di serial sebelumnya udah berhasil menghipnotis ku dan membuat penasaran. Alam bawah sadarku otomatis berkata "Pasti serial ketiganya bakalan nggak kalah seru". Waktu ku tau yang nulis Senyum Dahlan bukan Khrisna Pabichara, aku tetep penasaran sama isinya. Karena itu, tanggung lah yang pertama sama kedua udah baca, masa yang ketiganya enggak baca sih. Jadilah ku beli buku tersebut.

Disini aku agak spoiler. Tapi, kalau mau tau ceritanya lengkapnya, baca aja bukunya. Aku sedikit kecewa sih sama tulisan Tasaro GK ini. Nggak semenarik apa yang disuguhkan Khrisna Pabichara pada kedua serial pendahulunya. Lihat deh daftar buku yang udah ku baca di PAPABUKABUKU. Setelah terakhir aku baca Teman Tapi Menikah 2 punya Ditto Percussion sama Ayudia Bing Slamet yang ku selesaikan membacanya pada bulan Mei 2018, tiga bulan setelahnya nggak ada satupun buku yang berhasil ku selesaikan untuk membacanya. Ya karena itu, tulisan Tasaro GK nggak sesuai ekspektasiku, menurut ku sih nggak semenarik tulisan Khrisna Pabichara. Karena ketidak menarikan itu, jadi bikin aku nggak penasaran sama kelanjutan kisahnya. Tapi, hati kecil ku bilang "Elaaah tanggung amat sih nggak ngelarin. Jangan buka buku yang lainnya sebelum Senyum Dahlan ini selesai dibaca. Eman-eman duit yang buat beli bukunya kan kalau Senyum Dahlan dilewatkan" Gitu pikir ku. That's why PAPABUKABUKU udah lama nggak update.

Tapi karena paksaan itu, walaupun lama buanget. Akhirnya aku berhasil menyelesaikan buku Senyum Dahlan ini. Under estimate ku mulai pecah dan luntur ketika udah pertengahan buku. Menurutku, Senyum Dahlan baru menarik setelah setengah buku terlewati. Hingga akhirnya aku menemukan beberapa hal yang kuanggap menarik dari buku ini. Diantaranya adalah sebagai berikut:


"Perjalanan kadang harus dimulai dengan keterpaksaan. Meninggalkan satu takdir menuju takdir lainnya. Meninggalkan banyak nama dan berharap akan bertemu dengan nama-nama yang baru" - Senyum Dahlan Halaman 263

Cuplikan di atas menurut ku bener banget sih. Aku pernah mengalaminya. Nggak cuman dalam satu kejadian, tapi dalam beberapa kejadian yang berbeda. Tapi intinya sama "Keterpaksaan meninggalkan kenyamanan kemudian berharap dengan nama-nama yang baru". Buat yang belum pernah baca ceritanya, bisa dibaca lewat melalui link yang kubagiin habis setelah ini.

Menarik juga buat dibaca:
1. Pindah 3 Kali Dalam 1 Tahun
2. KKN Sepanjang Masa


"Kamu tidak bisa bersikap macam priayi yang hanya melakukan bagianmu, lalu berpikir segalanya akan selesai dengan sendirinya" - Senyum Dahlan Halaman 157

Nggak ngerti kenapa cuplikan di atas nyentil aku banget. Manusia emang harus jadi robot kayaknya. Nggak bisa bersikap "Jobdesk ku ini doang. Udah ku kerjain semua. Jadi, yaudah tugas dan tanggungjawab ku otomatis udah selesai dong". Mungkin kayak gitu bakalan banyak dijumpai di sekitar mu kan? Apalagi yang udah berkecimpung di dunia kerja. "Aku dibayar cuman buat ngerjain jobdesk ku doang. Tugas lain udah diurus orang lain yang emang udah jobdesk-nya dia. Kalau aku ngerjain jobdesk lainnya, harusnya aku dapet tambahan dong?". Kalau otak dan sikap mu adalah sebagai pekerja. Silahkan terapkan apa yang ku tulis di atas. Tapi kalau kamu mau lebih dari hanya sekedar seorang pekerja, jangan lakukan hal di atas. Lakukanlah apa yang ku cuplik dari Senyum Dahlan di atas. Walaupun saat ini posisi mu sebagai pekerja, but if you doing that ("Kamu tidak bisa bersikap macam priayi yang hanya melakukan bagianmu, lalu berpikir segalanya akan selesai dengan sendirinya") yakinlah, gelar pekerja mu akan segera luntur untuk menjemput takdir baru "memperkerjakan orang". Nggak usah mikirin tambahan uang kalau kamu ngerjain sesuatu diluar tanggung jawab pekerjaan mu. Pikir aja, "kelebihan" tanggung jawab mu itu sebagai amal yang akan dibalas dan diberi tambahan langsung oleh Tuhan.


"Kamu tidak bisa bersembunyi di belakang kesulitan yang kamu alami selama liputan. Kamu tidak bisa beralasan sedang sakit kepala, putus cinta, atau bokek" "Deadline ya deadline... Dia membunuhmu dan tidak bisa sebaliknya" - Senyum Dahlan Halaman 157

Selama hidup ku, aku banyak mengalami hal ini. Banyak orang bersembunyi dan berkesan mencari aman dibalik halangan yang dihadapinya. Pada awalnya, orang-orang tersebut bersikap macam priyayi. Hanya mengerjakan apa yang menjadi jobdesk-nya. Setelah ada kesulitan yang menghalanginya, dia melupakan segalanya, termasuk jobdesk-nya. Makanya, jangan bersikap macam priyayi. Bantulah orang lain yang emang kamu bisa untuk membantunya. Yakinlah, suatu saat ketika kamu mengalami kesulitan dalam mengerjakan dan menyelesaikan jobdesk mu. Hingga nampaknya deadline akan mundur menjadi sudden death. Ketika saat itu tiba, tanpa kamu meminta bantuan pun, orang lain akan dengan senang hati memberi mu pertolongan. Pada akhirnya kamu akan bisa mencapai "Deadline ya deadline".

Dari buku setebel itu, yang selalu terngiang dipikiran ku cuman tiga hal di atas sih. Hal diatas bakalan bisa banget kalau ku terapkan pada diriku sendiri. Mungkin akan berkembang menjadi hal-hal positif lainnya yang pola dasarnya dari ketiga hal tersebut di atas. Atau kamu yang udah baca buku ini punya hal positif lain yang sekiranya bisa dibagikan ke orang lain? Kalau ada, silahkan tinggalin di kolom komentar. Nanti bakalan ku tambahin dibawah tiga hal yang udah kusebutkan di atas.

Jadi, kapan terkahir kali kamu baca buku?

Kalau aku sih, terakhir baca buku ini

Salam,
BAYU TAUFANI HARYANTO
Website                    http://www.papabackpacker.com/
Admin Website        http://www.desawonopringgo.com/
Facebook Page        @bayutaufani
Twitter                     @bayutaufani
Instagram                @bayutaufani
Youtube                   bayutaufaniharyanto
Google+                  +bayutaufaniharyanto
Steller                      @bayutaufani
Share:

Monday, September 17, 2018

4 Alasan Kenapa Travel Blogger Cocok Jadi Duta Wisata

Sumber: Instagram @Takdos

Kamu travel blogger dan pengen jadi duta wisata? Pas! Ini artikel yang harus kamu baca. Atau... Kamu suka bikin tulisan dan pengen jadi duta wisata? Cocok! Artikel ini pas banget buat kamu. Baca sampai kelar...

Duta Wisata itu yang aku tau, tugasnya banyak banget. Salah satunya adalah menjadi bagian terdepan di sebuah wilayah untuk menggali, memperkenalkan hingga kemudian menjadi bagian dari denyut kehidupan seni, budaya dan pariwisata daerah - dikutip dari Dirjen Pemasaran Kementrian Pariwisara dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia - Intinya sih nggak jauh-jauh dari kamu sebagai duta wisata kudu ikut serta dalam mempromosikan kesenian, kebudayaan serta perpariwisataan yang ada di daerah mu.

Kalau masalah promosi sih, aku yakin yang namanya blogger atau penulis bakalan dengan mudahnya melakukan hal tersebut. Apalagi kalau punya blog dengan genre Travel Blog atau blog dengan tema perjalanan. Makanya, kenapa aku bilang kalau Travel Blogger ini cocok banget kalau jadi dan menyandang gelar sebagai duta wisata. Aku banget ya? Naaah... Ini dia beberapa alasan kenapa Travel Blogger ini cocok jadi duta wisata:

1. Bisa Promosi


Print Screen http://naked-traveler.com/
Travel Blogger mana sih yang nggak bisa promosi? Aku yakin semua travel blogger bakalan jago kalau disuruh promosi. Nggak harus lewat suara yang menggelegar atau dengan keterampilan berbahasa asing yang dimiliki. Karena blogger tugasnya menulis. Jadi, nggak harus kamu pandai berbicara panjang lebar disertai kemampuan berbahasa asing yang sangat baik, kalau cuman disuruh promosi doang. Pasti travel blogger lancar jaya. Seenggaknya inner circle mu bisa memperoleh informasi tambahan yang kamu buat melalui tulisan (utamanya tentang wisata) yang kemudian bisa membuat inner circle mu terpengaruh untuk mau mendatangi suatu tempat wisata yang sudah kamu buatkan tulisannya. Awalnya emang cuman dari inner circle mu doang siiih. Tapi ketika kamu bikin tulisan dan berhasil terindeks ke google, yakinlah, nantinya nggak cuman inner circle mu doang yang akan merasakan kehebatan skill promosi mu melalui kegiatan tulis menulis tersebut. Karena apa? Kamu sudah berhasil mencetak data digital yang sudah terekam oleh robot-robot google. Apa manfaatnya? Semua makhluk di dunia yang terhubung ke internet, punya kemungkinan untuk terpengaruh oleh data digital melalui tulisan yang telah kamu buat. Selamat! Tugas dan tanggung jawab mu sebagai duta wisata mu sudah kamu capai. Terlebih, dalam hal berpromosi. Coba kamu bayangin, kalau seorang duta wisata tapi nggak bisa berpromosi? Terus gimana dong? Terus ngapain dong? Itu dia, kenapa seorang Travel Blogger cocok jadi duta wisata. Soalnya, travel blogger pasti bisa promosi. Sesuai dengan salah satu tugas Duta Wisata adalah "Mempromosikan bla...bla...bla..."

2. Suka Berwisata


Sumber: Instagram @Takdos
Ini dia kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh seorang travel blogger yang bakalan mendukung tugas mu sebagai duta wisata. Nggak mungkin kan seorang travel blogger tapi nggak suka berwisata? Kalau mungkin, terus dari mana dia bisa punya bahan tulisan? Terlebih kalau tempat yang mau ditulis belum ada data digitalnya sama sekali, terus... apa yang mau ditulis? Nggak akan jadi repot kalau kamu travel blogger dan suka berwisata. Tinggal cari waktu yang pas, kunjungin suatu tempat wisata, terus sepulangnya dari sana tinggal bikin tulisan. Beres deh. Akan jadi masalah ketika kamu terpilih menjadi duta wisata tapi kamunya sendiri nggak suka berwisata. Mau bisa dapet bahan promosi dari mana? Kalau nggak punya bahan promosi, terus gimana caranya kamu berpromosi? Ya nggak bisa to? Naaah... Akan jadi aneh ketika seorang duta wisata tapi nggak suka berwisata to? Itu dia untungnya kenapa travel blogger cocok jadi duta wisata. Soalnya, pasti seorang travel blogger bakalan suka berwisata. Duta wisata tapi nggak suka berwisata? Emmmmm...

3. Nggak Maniak Swafoto


Sumber: Feed Instagram @bayutaufani yang sepi upload foto baru
Coba deh kamu cek... travel blogger mana yang isi blognya muka doang semua? Kayaknya, yang beneran travel blogger kemungkinan besar koleksi fotonya nggak cuman muka doang semua. Ya... nggak menutup kemungkinan tetep bakalan ada foto muka si empunya blog. Tapi yakinlah, nggak akan itu satu frame isinya muka doang. Yaaa... maksimal 1/4 bagian ada mukanya 3/4 bagian lainnya adalah pemandangan indah suatu tempat yang bakalan bikin orang lain mupeng pengen ke sana. Akan jadi masalah ketika kamu jadi duta wisata tapi foto yang kamu punya atau bahkan foto yang kamu bagiin lewat media sosial adalah foto muka semua. Terus, apa yang mau kamu promosiin? Diri mu sendiri? Oh jadi kamu lagi menjual diri? Pantesan aja... banyak yang nawar. Itu dia kenapa seorang travel blogger cocok jadi duta wisata. Soalnya pasti seorang travel blogger bukanlah orang yang maniak berswafoto. Duta Wisata tapi isi media sosialnya cuman muka doang? Kamu Duta Wisata apa Duta Selfie? Emmmmm....

4. Bisa Bikin Media Promosi yang Menarik


Ini Trinity lagi jualan buku terbarunya. Tapi lihatlah, bagaimana dia mempromosikan buku terbarunya tanpa hard selling.
Nggak harus sih emang seorang Duta Wisata bisa bikin media promosi yang menarik. Tapi, bukan kah jadi suatu nilai lebih kalau seorang Duta Wisata bisa dan mampu bikin media promosi yang menarik? Bisa bikin tulisan informatif, bisa bikin foro menarik apalagi kalau sampai bisa bikin video promosi yang menarik. Beeeeh... lengkap mah. Kayaknya syarat jadi Duta Wisata harus ditambah kali ya? "Bisa Bikin Media Promosi yang Menarik". Kalau seorang Duta Wisata tapi nggak bisa bikin media promosi yang menarik gimana dong? Lagi-lagi ngandelin pemerintah untuk membuat media promosi dong? Terus ngapain pemerintah ngadain pemilihan Duta Wisata disetiap wilayah kalau gitu? Ah buang-buang duit doang to? Itu dia... kenapa Travel Blogger cocok untuk jadi Duta Wisata.

Kalau ke-4 poin di atas sudah ada dalam diri seorang travel blogger, yakinlah tugas duta wisata yang sepengetahuan ku diantaranya adalah untuk menjadi pelopor pentingnya sadar wisata, pelopor promosi, sarana bagi masyarakat untuk mengenal segala hal dalam pariwisata serta menjadi salah satu faktor penanda kemajuan dunia pariwisata, pasti bisa dibabat habis. Itu dia kenapa aku berani bilang kalau Travel Blogger itu cocok banget jadi Duta Wisata. Jadi duta wisata tapi nggak bisa promosi? Buat apa?! Jadi duta wista tapi nggak suka berwisata? Kenapa nggak jadi duta perumahan aja?! Jadi duta wisata tapi feednya muka doang? Nyaingin Pekalongan Cantik Pekalongan Ganteng dong?! Jadi duta wisata tapi nggak bisa bikin media promosi yang menarik? Kalah sama vlogger bocah zaman now dong?!

Ini ngomongin fakta di lapangan, coba kamu amatin emangnya apa sih gunanya duta wisata? Emangnya duta wisata itu ngapain aja? Apa yang mereka lakukan? Selain mejeng sana mejeng sini? Terus ngapain juga diadakan pemilihan serupa tiap tahunnya kalau nyatanya hal tersebut di atas nihil hasilnya? Terus aku yang udah jadi seorang duta wisata emangnya udah melakukan hal-hal di atas? Tentu saja belum. Sebenernya ngeluarin artikel ginian itu kayak berasa nyentil diri sendiri juga sih. Jadi, artikel ini bukan berfungsi untuk menggurui orang lain; atau merendahkan peran duta wisata daerah lainnya; atau mendeskreditkan peranan duta wisata pada umumnya. Tapi, melalui artikel ini aku pengen membuka pandangan pemuda-pemudi keren yang udah pernah ikutan ajang pemilihan duta wisata (termasuk diri ku sendiri) untuk lebih tergerak lagi dan lebih sadar lagi tentang peran apa dan bagaimana yang seharusnya dilakukan dan dilaksanakan setelah proses pemilihan duta wisata selesai dilaksanakan.

Siap?
Mari kita wujudkan!

Sumber: Instagram @Takdos
Oh ya, sebelum berpisah, aku mau ngasih tau kalau temen Duta Wisata dari Kabupaten Tegal namanya Hendra Setiawan, dia sudah sedikit melalukan apa yang kutuliskan di atas melalui channel youtube pribadinya. Yang mau lihat, bisa tonton video terbarunya yang tepat keluar pas artikel ini ku publish melalui video yang kubagikan di bawah ini:


Atau yang mau kepoin lebih lanjut tentang channelnya Mas Hendra bisa dilihat DI SINI (atau cari aja "Catatan Perjalanku") karena ada banyak video lain yang seharusnya bisa ditiru oleh duta wisata lainnya. Sengaja ku masukin ke postingan ini, entah waktunya tepat atau gimana aku nggak ngerti. Intinya postingan ini keluar, aku nemu video terbaru Mas Hendra yang di follow up melalui story whatsappnya. Selain itu, ini sengaja ku posting di sini sebagai apresiasi sekaligus contoh bagi duta wisata lainnya.

Atau kamu duta wisata dan udah bikin kayak apa yang dibikin sama Mas Hendra di atas? Tinggalin komen di bawah, nanti bakalan aku update juga channel mu melalui postingan ini.

Kuulangi lagi...
SIAP?!
MARI KITA WUJUDKAN!!

Salam,
BAYU TAUFANI HARYANTO
Website                    http://www.papabackpacker.com/
Admin Website        http://www.desawonopringgo.com/
Facebook Page        @bayutaufani
Twitter                     @bayutaufani
Instagram                @bayutaufani
Youtube                   bayutaufaniharyanto
Google+                  +bayutaufaniharyanto
Steller                      @bayutaufani
Share:

Tuesday, July 24, 2018

Tips Trik Dapet Gelar di Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan


Setelah melalui berbagai tes atau seleksi yang sudah diadakan hingga terpilihlah 10 pasang Finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan, seluruh finalis bakalan ngikutin tahapan berikutnya. Diantaranya adalah Photoshoot untuk keperluan promosi finalis, Karantina serta Malam Grand Final. Oh ya satu lagi, bakalan ada tugas yang dibebankan untuk finalis yang secara resmi dimandatkan oleh panitia kepada seluruh finalis yang ada. Naaah... disini bakalan ku kasih tau secara lengkap gambaran tentang berbagai hal tersebut di atas serta tips dan trik yang bisa digunakan agar memuluskan langkah mu untuk memperoleh gelar dalam ajang Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan. Oke, check this out!
Share:

Thursday, June 28, 2018

Mau ke Pantai Aneh di Pacitan? Begini Rute Menuju Pantai Banyu Tibo Pacitan


Pantai Banyu Tibo ini terletak di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tapi, beberapa kali aku baca artikel, banyak yang bilang kalau pantai ini terletak di daerah Wonogiri. Kurang tepat sih kalau menurut ku. Ya emang sih, Wonogiri sama Pacitan itu sebelahan banget. Nempel, mepet, gesek, keluar kayak orang lagi anget-angetnya pacaran. Tapi beda, Wonogiri ya Wonogiri, Pacitan ya Pacitan. Kalau menurut Wikipedia, pantai ini tuh letaknya di Pacitan. Jadi, kalau ada yang bilang Pantai Banyu Tibo ini letaknya di Wonogiri, tendang aja tititnya. Daripada kamu bingung dimana letaknya pantai aneh yang satu ini, aku bakalan kasih informasi tentang rute menuju Pantai Banyu Tibo Pacitan. Nggak cuman itu, aku juga bakalan ngasih tau kenapa pantai ini ku sebut sebagai pantai yang aneh. Terus, aktivitas apa aja sih yang bisa dilakukan di Pantai Banyu Tibo ini? Mari simak penelusuran PAPABACKPACKER berikut ini...


Share:

Wednesday, May 30, 2018

Cara Dapet Gelar Mas atau Mbak Multimedia saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018


Jadi, selain ada gelar Mas dan Mbak Duta Wisata, Wakil 1 dan Wakil 2 Mas dan Mbak Duta Wisata, Mas dan Mbak berbakat yang udah aku bahas DI SINI, Mas dan Mbak Intelegensia yang udah aku bahas DI SINI (Versi Mas Intelegensia) dan DI SINI (Versi Mbak Intelegensia), Mas dan Mbak Favorit yang belum aku bahas, naaah... ada satu gelar yang yang bisa didapetin dengan "mudah". Mudahnya pake tanda kutip ya. Yaitu gelar Mas atau Mbak Multimedia. Kenapa kok masuk kategori "mudah"? Soalnya kamu nggak perlu jadi peserta yang aktif, nggak perlu jadi peserta yang jago berargumen dan nggak perlu jago bahasa daerah ataupun jago bahasa asing untuk meraihnya. Jadi, buat kamu yang merasa nggak punya bakat, belum punya keberanian untuk ngomong didepan orang banyak dan nggak mungkin juga punya otak seencer Mas atau Mbak Intelegensia. Naaah... gelar ini merupakan salah satu gelar yang bisa kamu bidik. Tapi... juga nggak se-"mudah" yang aku tulis di atas untuk meraihnya. Oke, kali ini aku bakalan cerita gimana pengalaman ku untuk mendapatkan gelar Mas Multimedia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017 lalu. Check this out...

Share:

Monday, May 28, 2018

Caranya Dapet Gelar Mbak Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Versi Nubdati Ikromah


Kemarin, aku udah bikin tulisan tentang gimana caranya dapet gelar Mas Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan versi Mas Intelegensia 2017. Sekarang aku bakal bikin tulisan tentang hal yang sama namun, menurut versi yang berbeda. Kali ini menurut versi Mbak Intelegensia Tahun 2017. Tips ini juga sama kayak tips kemarin yang diperoleh dengan cara wawancarut. Oke, langsung aja kita simak wawancarut berikut ini...
Share:

Saturday, May 26, 2018

Caranya Dapet Gelar Mas Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Versi Mas Intelegensia 2017


Rasa-rasanya kurang cocok kalau misalnya aku yang nulis tips ini ya. Soalnya kan bukan aku yang dapet gelar atribut Mas atau Mbak Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017. Jadi, aku melakukan wawancarut (Wawancara Carut Marut) via whatsapp langsung ke Agus Arifki Yanto atau yang akrab disapa Kepin. Dimana Mas Kepin ini adalah peraih predikat Mas Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017. Naaaah... karena tips ini berasal dari expert di bidangnya, yakinlah, tips yang dikasih sama Mas Kepin ini bakalan lebih mujarab, lebih bermanfaat dan bisa lebih diterapkan. Jadi, buat kamu yang punya niatan khusus untuk memperoleh gelar atribut Mas atau Mbak Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan tahun ini, tips dari Mas Kepin ini bakalan sangat berguna buat kamu. Oke, mari kita simak tips luar biasa yang akan disampaikan oleh Mas Kepin...

Share:

Friday, May 25, 2018

Daftar Finalis serta Predikat Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017


Setelah melalui serangkaian acara seleksi yang dimulai dari tes administrasi, tes tertulis, tes wawancara dan tes unjuk bakat. Maka, akan diadakan pengumuman 10 pasang finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan yang akan masuk ke tahap berikutnya hingga memasuki tahap Grand Final. Pengumuman tersebut dilaksanakan pada tes atau seleksi hari terakhir, tepatnya setelah tes unjuk bakat. Nah... Kali ini aku bakalan ngasih tau siapa aja finalis tahun kemarin serta predikat-predikat apa saja yang berhasil diraih oleh para finalis. Oke, langsung aja...
Share:

Thursday, May 24, 2018

Aspek Penambah Nilai serta Pengurang Nilai saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018

Jadi, kali ini aku bakalan sedikit ngasih tau tentang hal apa saja yang sekiranya dapat menambah nilai atau mengurangi nilai saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan ini berlangsung. Selain itu aku juga akan sedikit mengulas tentang serangkaian proses yang ada. Sebelumnya, aku udah membagikan beberapa tips yang sekiranya bakalan berguna buat para pendaftar yang akan mengikuti pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018 ini. Tapi, dari serangkaian tips dan runtutan acara yang udah aku tulis kemarin, ternyata masih ada beberapa hal yang terlewat. Naaaah... untuk melengkapi bagian yang terlewat itu, akan ku sisipkan melalui tulisan ini sekaligus sedikit mengulas tentang bagaimana jalannya proses seleksi.
Share:

Wednesday, May 23, 2018

Tips Tes Unjuk Bakat saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018

Mas dan Mbak Berbakat Duta Wisata Kabupaten Pekalonga Tahun 2017. Namanya Mas Alief Priambodo sama Mbak Kamelia Aghitsna.
Dibanding tes tes sebelumnya, tes minat bakat ini adalah tes yang paling bergengsi. Kenapa? Karena, penampil terbaik dari tes ini udah pasti masuk ke dalam 10 pasang finalis yang bakalan lolos ke tahap selanjutnya. Kerennya lagi, penampil terbaik pada tes ini juga bakalan "langsung" dapet gelar. Yaitu gelar Mas dan Mbak Berbakat Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018. Naaah pada artikel kali ini, aku bakalan ngasih "TIPS TES UNJUK BAKAT saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan". Oke, Langsung aja baca paragraf selanjutnya...

Share:

Tuesday, May 22, 2018

Tips Lolos Tes Wawancara saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018


Kemarin aku udah ngasih tips lolos tes administrasi sama tips lolos tes tertulis. Sekarang, aku bakalan ngasih tau "TIPS LOLOS TES WAWANCARA saat Pendaftaran Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan". Tapi, buat kamu yang belum baca tips tips sebelumnya, mendingan bacain dulu tips tips yang udah aku bagiin. Karena kalau kamu langsung bacain tips lolos tes wawancara ini dan belum membaca tips sebelumnya, yakinlah kamu bakalan ngerasa ini loncat-loncat. Jadi, bacain dulu tips lainnya DI SINI. Buat yang udah bacain tips-tips sebelumnya, silahkan lanjut ke paragraf selanjutnya.

Share:

Monday, May 21, 2018

Tips Lolos Tes Tertulis saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018


Sekarang, aku bakalan ngasih tau tentang "Tips Lolos Tes Tertulis saat Pendaftaran Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan". Setelah kamu lolos tes administrasi, nantinya kamu bakalan dikasih tau sama panitia tentang agenda apa yang akan kamu lakukan selanjutnya. Kalau lihat dari pamflet yang udah beredar sih bakalan ada tes yang akan dilaksanakan tanggal 21 sampai 22 Juni 2018. Dipamflet emang nggak dijelasin bakalan ada tes apa aja. Tapi nanti waktu Temu Teknik (Technical Meeting) bakalan dikasih tau tes tes apa aja yang akan dijalani para peserta. Diantaranya adalah Tes Tertulis, Tes Wawancara serta Tes Minat dan Bakat. Untuk kali ini, bakalan aku kasih tau "TIPS LOLOS TES TERTULIS saat Pendaftaran Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan". Jadi, Tipsnya gini...
Share:

Sunday, May 20, 2018

Tips Lolos Tes Administrasi saat Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018


Sekarang, aku bakalan ngasih tau tentang "Tips Lolos Tes Administrasi saat Pendaftaran Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan". Tahun 2017 lalu, tes Duta Wisata terbagi menjadi 4 (empat) jenis. Yaitu, tes administrasi, tes tertulis, tes wawancara serta tes minat dan bakat. Untuk tes administrasi, sebenernya tes ini adalah tes yang paling gampang. Nggak perlu ngerjain soal-soal, nggak perlu ditanyain kemudian jawab ini itu. Tinggal ngelengkapin syarat-syaratnya, udah deh lolos. Yaudah... gitu doang, sesimple itu. Tapi.. ada kiat-kiat atau tips khusus yang bakalan aku kasih tau melalui tulisan ini. Jadi, TIPS LOLOS TES ADMINISTRASI saat Pendaftaran Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan, kurang lebih kayak gini...
Share:

Saturday, May 19, 2018

Pendaftaran Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018


Seorang Bayu Taufani Haryanto ikutan Duta Wisata? Apa nggak terlalu tua? Di blog antah berantah ini aja ngetikinnya jorok-jorok mulu gitu, emangnya pantes ikut acara begituan? Di blog jorok ini aja dia disebutnya sebagai Papa, kan ya nggak pantes kalau misalnya nanti sebutannya berubah jadi Mas? Ganteng enggak, biasa aja iya, jangankan ngimpi menang, masuk jadi finalis doang aja emangnya bisa? Itulah sederet pujian yang mengawali niat ku untuk mengikuti ajang yang nyatanya bergengsi ini "AJANG PEMILIHAN MAS DAN MBAK DUTA WISATA KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2017". Jadi, gimana ceritanya seorang empunya Papabackpacker bisa terseret kemudian menyelam dalam ajang ini? Jadi, begini ceritanya gimana bisa ikutan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017...
Share:

Friday, May 18, 2018

KKN Sepanjang Masa


Meninggalkan gemerlap Kota Semarang, kemudian memilih untuk tinggal di suatu daerah yang tidak segemerlap tempat aku dibesarkan adalah keputusan tersulit yang pernah aku ambil. Konon katanya, ketika aku memilih untuk tetap tinggal di Semarang. Lalu, menyelesaikan apa yang seharusnya aku selesaikan (Baca: Kuliah). Pundi-pundi rupiah nggak akan sungkan untuk mengalir deras menghiasi saldo tabungan ku. Tapi nyatanya, aku nggak milih jalan itu. Ya, aku memilih jalan yang berbeda dibanding kebanyakan orang yang pernah mengecap manisnya kehidupan di kota-kota besar, Kota Semarang khususnya. Lalu, kenapa berbeda? Lantas, apa yang sekarang aku lakukan?

Share:

Sunday, February 25, 2018

#PAPABUKABUKU

PAPABUKABUKU adalah bagian atau segmen baru yang bakalan hadir di papabackpacker. PAPABUKABUKU sendiri hadir karena waktu itu aku lihat meme yang ada fotonya Bill Gates terus ditambahin tulisan "....(Aku lupa awalannya)... Membaca Dua Judul Buku Setiap Bulan". Kurang lebih intinya kayak gitu. Sesimple itu, hingga akhirnya menjadi alasan kuat kenapa aku harus bikin segmen PAPABUKABUKU di papabackpacker.

Sumber: expansion.com
Mumpung masih awal tahun, mulai ini aku bakalan menceritakan pengalaman ku setelah baca suatu judul buku. Entah menceritakan, meresensi atau mengutip kata-kata yang bagus dari buku itu atau apalah nanti jadinya gimana aku nggak tau. Intinya, aku bakalan " menghasilkan sesuatu" setelah aku selesai membaca suatu judul buku.

Sumber: bustle.com
Sebenernya aku nggak hobi-hobi amat perihal baca buku, banyak yang lebih hobi dan lebih seneng mengenai hal tersebut dibanding aku. Tapi nggak tau kenapa, sedikit banget orang yang mau menceritakan atau "menghasilkan sesuatu "setelah mereka berhasil menyelesaikan membaca suatu judul buku. Sebenernya, banyak sih yang "update status" atau "update story" ketika lagi baca buku. Biasanya fotoin cover depannya, terus update. Ya, cuman itu doang. Selebihnya, nggak tau. Entah dia berhasil menyelesaikan membaca buku tersebut atau enggak yang penting, "Udah pernah update cover bukunya".

Sumber: tipsiana.com
Pada dasarnya, aku nggak masalah juga sih, bukan masalah ku. Toh itu akun dia, gadget dia, kuota juga kuota dia. Jadi, ya terserah dia juga kan mau update apaan? Sama sekali aku nggak melarang. Karena pada dasarnya, mungkin yang dia lakukan bisa aja menarik orang lain yang lihat storynya untuk kemudian punya pemikiran "Waaah... Kayaknya bukunya bagus". Terus ngebales story temennya yang update buku hingga punya keinginan "Eh pinjem dong, mau baca". Terus... Lanjut deh sampek baper-baperan. Seenggaknya, hal tersebut di atas masih jauh lebih baik dari pada tiap saat, tiap waktu, kerjaan mu cuman nyecroll feed doang kan? Seenggaknya, hal tersebut di atas masih menandakan walaupun sekarang zamannya serba digital, buku tetep masih disentuh. Buku belum sepenuhnya bener-bener ditinggalkan. Naaaah... nantinya, aku juga bakalan update status atau story atau melalui sosial media lainnya supaya orang lain kebakar semangatnya buat mau "kembali" membaca buku. Jadi, update story cover buku doang? Nggak masalah kan ya?

Sumber:quotefancy.com
Selain itu, PAPABUKABUKU ini merupakan kampanye pribadi ku untuk menentang suatu persepsi yang menyatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia itu rendah. Karena menurut ku, minat baca masyarakat Indonesia itu nggak rendah. Contohnya, waktu aku dan temen-temen di PERPUSTAKAAN CERAH DESA WONOPRINGGO melakukan kegiatan yang namanya open booth di Alun-Alun Kajen, nyatanya banyak yang mampir dan banyak yang baca. Berangkat dari survey abal-abal tadi, target kita dalam kegiatan tersebut dalah nggak ada pengunjungnya sama sekali. Tapi, nyatanya ada pengunjung. Jadi, kata siapa minat baca masyarakat Indonesia itu rendah? Aku nggak percaya. Terus, ditambah lagi tiap hari kamis malem, di tempat aku tinggal sekarang, disetiap mushola dan masjid pasti pada ngebacain yang namanya Surat Yasin. Bukan kah itu disebut membaca?

Jadi, siapa yang bilang minat baca masyarakat Indonesia itu rendah? Aku nggak percaya.

Masih ingat judul buku apa yang terakhir kamu baca? Kalau aku sih, terakhir baca buku ini:

JANUARI 2018

1. Sepatu Dahlan - Khrisna Pabichara
2. Dilan 1990 - Pidi Baiq
3. Dilan 1991 - Pidi Baiq

FEBRUARI 2018

1. Surat Dahlan - Khrisna Pabichara
2. I Love Umroh - Ruli Amirullah
3. Milea - Pidi Baiq
4. Belajar Menulis Artikel - Wahyu Wibowo

MARET 2018
1. Maddah - Risa Saraswati
2. Hans - Risa Saraswati
3. Peter- Risa Saraswati
4. Hendrick - Risa Saraswati

APRIL 2018
1. Ubur-Ubur Lembur - Raditya Dika
2. Teman Tapi Menikah - Ditto Percussion dan Ayudia Bing Slamet
3. Hujan, Senja & Cerita yang Telah Usai - Boy Candra
4. Rentang Kisah - Gita Savitri Devi

MEI 2018
1. William - Risa Saraswati
2. Asih - Risa Saraswati
3. Teman Tapi Menikah 2 - Ditto Percussion dan Ayudia Bing Slamet

SEPTEMBER 2018
1. Senyum Dahlan - Tasaro GK <-- Klik aja, bisa dibaca ulasannya
2. Janshen - Risa Saraswati
3. Samantha - Risa Saraswati <-- Klik aja, bisa dibaca ulasannya

OKTOBER 2018
1. Rasuk - Risa Saraswati
2. Ananta Prahadi - Risa Saraswati
3. R.I.S.A.R.A - Risa Saraswati & Sara Wijayanto

NOVEMBER 2018
1. Great - Heri Smile Suchaeri
2. Padang Bulan - Andrea Hirata

Share:

Sunday, February 4, 2018

Tips Investasi Modal Kecil untuk Generasi Millennial

Generasi Millennial Zaman Now memang sangat erat kaitannya dengan penggunaan teknologi. Rasanya, dunia akan sangat membosankan kalau sehari aja enggak megang yang namanya smartphone. Ya kan? Harus iya. Kalau enggak, itu tandanya kamu adalah Generasi Jadul Zaman Old. Mau diomongin kayak gitu? Nggak kan? Makanya, berbanggalah kamu yang punya hobi mainin smartphone. Kalau bisa sih, jangan ilangin kebiasaan "baik" tersebut. Loh? Kok jangan diilangin? Padahal katanya kebanyakan mainin smartphone itu nggak baik? Kok ini dibilang baik sih? Gini ceritanya...

Sumber: www.kutipan.net
Btw, yang nggak baik itu bukan kebanyakan mainin smartphone. Yang nggak baik itu, kebanyakan mainin perasaan anak orang. Eh, ini ngapa malah jadi bahas perasaan. Skip!

Sebenernya, kebanyakan mainin smartphone itu nggak baik sih. Tapi...

Kalau kamu mainin smartphone cuman stalking gebetan, nye-croll instagram, upload selfie alay atau repost status sok bijak tanpa mencantumkan sumbernya, itu nggak baik. Terlebih lagi kalau ngelihatin Chelsea Islan telanjang atau artis beken lainnya tanpa busana, terus download-in film-filmnya Miyabi, itu lebih nggak baik lagi.

Padahal, kebanyakan mainin smartphone itu baik banget loooh. Asalkan...

Kamu bisa mengembangkan pengetahuan tentang teknologi atau hal lainnya yang lebih bermanfaat --intinya sih belajar via internet-- itu akan lebih baik. Google, Youtube ataupun media lainnya, di sana banyak banget artikel atau video yang bisa dijadiin sebagai pengganti guru atau tempat kursus. Naaah... kalau udah bisa ngalihin dari yang berbau bokep ke hal-hal yang lebih postif, kebanyakan mainin smartphone jadi kebiasaan yang baik banget. Apalagi bisa sembari nyari duit, bukankah itu jauh lebih baik lagi?

Bentar...

Nyari duit cuman modal smartphone sama koneksi internet?
Emang bisa?

Jawabannya adalah: BISA BANGET!!

Lah? Terus... Gimana caranya?

Sumber: http://www.abraseunegocio.com.br
Ini dia Tips Investasi Modal Kecil untuk Generasi Millennial:

Tips 1: Investasi secara Berkelompok, Menghasilkan Untung yang Maksimal

Sumber: http://investasionline.id
Investasi berkelompok di sini maksudnya adalah kamu dan temen-temen mu, secara bersama-sama ngumupulin duit buat diinvestasiin ke suatu usaha yang sudah berjalan. Selain itu, bisa aja bikin usaha baru dari duit yang berhasil dikumpulin dari hasil investasi berkelompok tersebut. Contohnya, bikin usaha kuliner kaki lima ala hotel bintang lima, bikin usaha travel agent, bikin usaha distro clothing, bikin usaha digital marketing, bikin usaha profesional fotografi, dll. Intinya sih, lebih ke "menjual" barang atau jasa dari keahliah para anggota yang melakukan investasi berkelompok tersebut.

Sebagai Generasi Millennial, kayaknya rada janggal kalu harus disebut Generasi Millennial tapi cita-citanya jadi "Pekerja atau PNS". Bukan kah itu cita-cita orang tua kita zaman dulu? Bukan kah kita Generasi Millennial Zaman Now? Masa iya cita-citanya kayak cita-cita generasi zaman old?

Whatsapp-in temen-temen mu, Ajakin bikin usaha, Patungan investasi, Jalankan usaha tersebut bersama-sama dan booom... Modal yang dikeluarin enggak seberapa, kemudian keuntungan yang diperoleh berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan modal awal yang dikeluarin. Intinya sih, Investasi berkelompok ini adalah Usaha Modal Kecil Untung Besar yang sangat cocok dilaksakana oleh Generasi Millennial Zaman Now, yang modalnya masih dikit tapi kreativitas dan imajinasi liarnya lagi berkobar sehingga idenya bisa dijual mahal. Kamu nggak tertarik?

Tips 2: Kunci Berinvestasi Hanyalah Sekadar Niat


Sumber: https://www.duniafintech.com
Nah, kalau kamu udah tau, paling enggak, sedikit tentang gimana caranya mengoperasikan smartphone beserta internetnya, kamu udah bisa memulai bisnis yang bener-bener serius. Nggak perlu ngebangun dari awal, tapi kamu cukup ikut-ikutan di bisnis orang yang udah jalan sebelumnya. Atau, kamu bisa langsung jadi boss buat diri mu sendiri. Yaitu dengan bisnis jual beli online atau yang kita kenal sebagai online shop merupakan jenis investasi yang menguntungkan dengan modal kecil. Kamu bisa milih sendiri barang apa yang mau dijual, proses pembuatannya, sampek nentuin harga jualnya. Jadi, keuntungan pun ada di tangan mu!


Naaah... Dua tips di atas adalah tips yang dilakukan oleh Generasi yang belum millennials. Karena segala sesuatunya masih dilaksanakan secara manual. Yaitu dengan cara menghubungi pihak-pihak yang akan diajak kerjasama. Sekarang kan zamannya teknologi yang serba cepat dan serba mudah. Jadi, ngapain harus capek-capek ngelakuin tips-tips di atas? Harus nyari-nyari orang-orang yang pas dan cocok buat diajak kerjasama. Harus nyari usaha yang kredibel dan bisa menjamin modal yang diinvestasikan tetep aman. Harus nyari suplier yang jual harga dibawah pasar. Harus nyari pelanggan yang, pada kenyatannya nggak segampang ngebalik telapak tangan. Emangnya gampang? Pasti susah kan?

Sumber: https://twitter.com/mekar_id
Naaaah... beruntunglah kalian semua yang hidup di zaman now. Karena sekarang ada suatu platform yang namanya MEKAR. Perusahaan yang logonya bisa di lihat pada gambar di atas ini adalah adalah suatu perusahaan teknologi keuangan yang melayani pinjaman peer-to-peer (P2P) lending yang berbasis web online. P2P di sini maksudnya adalah kegiatan yang mempertemukan para pemberi pinjaman (Investor) dengan para pencari pinjam (Borrower) yang menjadi satu dalam sebuah platform. Jadi intinya, MEKAR ini memberi kemudahan bagi masyarakat umum yang ingin menginvestasikan uangnya tapi nggak tau mau investasi kemana, kemudian MEKAR hadir sebagai jembatan yang bisa mempertemukan antara investor kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang yang sedang membutuhkan dana segar untuk pengembangan usaha yang telah dijalankannya melalui suatu aplikasi. Jadi, cuman modal smartphone dan juga internet, kamu udah bisa banget investasi serius yang enggak main-main. Karena di dalam platform MEKAR sendiri sudah banyak UMKM yang terdaftar sebagai mitra dari perusahaan tersebut yang siap melipatgandakan keuntungan dari modal yang kamu investasikan.

Kenapa Harus MEKAR.ID?

1. MEKAR Merupakan Bagian dari Yayasan Putera Sampoerna

Siapa yang nggak tau Sampoerna? Perusahaan besar di Indonesia yang masih langgeng menjalankan bisnisnya hingga sekarang. Jadi, orang-orang yang berada di balik MEKAR adalah orang-orang yang memiliki kredibilitas tinggi yang tidak perlu diragukan lagi dalam mengelola keuangan.

2. Jaminan Modal Investasi

Jumlah uang yang diinvestasikan melalui MEKAR akan dijamin 100% keberadaannya. Jadi, uang yang diinvestasikan melalui MEKAR tidak akan hilang walaupun usaha yang diinvestasikan mengalami kebangkrutan. Gampangnya, ketika kamu jadi investor melalui MEKAR, lalu dana investasi tersebut disuntikkan kepada pelaku UMKM yang membutuhkan modal. Namun, apabila UMKM tersebut mengalami kerugian atau kebangkrutan, duit yang sebelumnya udah diinvestasiin nggak akan hilang. Duit bakalan kembali penuh 100% tanpa dikuringi apapun. Aman kan?

3. UMKM Berkualitas

Proses pemilikan mitra UMKM yang ada di platform MEKAR dilaksanakan dengan verifikasi yang sangat ketat. Sehingga, kemungkinan kecil UMKM yang telah terdaftar di MEKAR adalah UMKM abal-abal yang tidak jelas asal-usulnya. Karena proses verifikasi UMKM dilaksanakan oleh organiasasi khusus yang bertugas mencari dan menemukan usaha kecil yang membutuhkan suntikan modal dengan kriteria yang sangat tinggi. Diantaranya adalah UMKM tersebut memiliki tingkat kredit bermasalah yang rendah, UMKM tersebut adalah UMKM yang telah berjalan dan memiliki keuntungan yang bisa dikembangkan lagi.

4. Tidak Pernah Menunggak

MEKAR merupakan platform yang tidak pernah menunggak pembayaran hasil investasi dari penerima modal kepada pemberi modal. Selain itu, MEKAR juga tidak pernah melakukan penjadwalan ulang ataupun keterlambatan mengenai pembayaran hasil investasi kepada pemberi modal.

5. Monitoring Berkala

Setelah ada investor yang bersedia menginvestasikan uangnya kepada UMKM yang terdaftar di websitenya, MEKAR tidak hanya diam saja. Akan dilakukan monitoring atau pengecekan secara berkala sehingga modal yang diinvestasikan benar-benar bermanfaat bagi pemberi modal dan juga penerima modal.

Jadi tunggu apalagi? Ayo investasikan uang mu melalui MEKAR. Selain memperoleh keuntungan yang sangat besar (Hingga 13%) kamu juga bisa membantu pelaku UMKM yang ada di Indonesia untuk terus mengembangkan usahanya sehingga semakin bermanfaat untuk masyarakat luas. Investasi sekaligus membantu orang lain? Cuman MEKAR yang bisa.

Sumber: https://steemit.com
Lihat gambar di atas? Itu yang akan terjadi kalau kamu menginvestasikan uang mu melalui MEKAR.ID Kamu tinggal duduk santai menimkati liburan mu, kemudian uang akan dengan sendirinya menghampiri mu. Masih mikir apa lagi?

Segera Kunjungi MEKAR.ID melalui smartphone atau gadget yang kamu miliki.


Akhir Kata, Salam Buat "Papa"!


BAYU TAUFANI HARYANTO
Website                    http://www.papabackpacker.com/
Facebook Page        @bayutaufani
Twitter                     @bayutaufani
Instagram                @bayutaufani
Youtube                   bayutaufaniharyanto
Google+                  +bayutaufaniharyanto
Steller                      @bayutaufani

Share:

Subscribe

Masukkan Email:


Youtube Channel:

Followers

Popular Posts

Total Pageviews

Arsip Blog