Bukan! Ini Bukan Papa Yang Mantan Pacarnya Mamma!



Friday, May 25, 2018

Daftar Finalis serta Predikat Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017


Setelah melalui serangkaian acara seleksi yang dimulai dari tes administrasi, tes tertulis, tes wawancara dan tes unjuk bakat. Maka, akan diadakan pengumuman 10 pasang finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan yang akan masuk ke tahap berikutnya hingga memasuki tahap Grand Final. Pengumuman tersebut dilaksanakan pada tes atau seleksi hari terakhir, tepatnya setelah tes unjuk bakat. Nah... Kali ini aku bakalan ngasih tau siapa aja finalis tahun kemarin serta predikat-predikat apa saja yang berhasil diraih oleh para finalis. Oke, langsung aja...

Jadi, setelah semua serangkaian acara seleksi dilaksanakan, maka akan datanglah suatu hal yang akan sedikit membuat keadaan menjadi awkward. Ya, bisa jadi orang yang selama proses seleksi selalu menjadi teman mu kesana-kemari, berbagi cerita ini itu selama masa seleksi, kerjasama ini itu perihal seleksi, ternyata dia masuk jadi finalis. Sementara, kamunya belum berhasil lolos jadi finalis, atau sebaliknya. Bisa jadi orang yang selama proses seleksi berlangsung selalu bilang "Ah gila, pertanyaannya susah-susah, aku nggak bisa jawabnya". "Edan, ini bapak yang pas tes wawancara, masa aku ditanyain wayang-wayang. Ya nggak ngerti lah ya, nggak paham aku, nggak bisa jawab". "Waaah pas tes wawancara Bahasa Inggris, aku nggak bisa jawab apa-apa lah. Bahasa Inggris taunya I Love You doang, eh ini malah ditanyain aneh-aneh" <-- Bisa jadi, yang bilang kayak gini malah lolos jadi finalis. Sementara kamu yang merasa bisa jawab ini itu semua pertanyaan yang ada tanpa hambatan apapun, malah nggak lolos jadi finalis. Kan awkward kan? Aneh kan?

Naaaah... kalau kayak gitu, jangan serta merta kamu nyalahin panitia, "Lah, dia kan nggak bisa ya bilangnya? Kok malah dia bisa lolos sih? Waaah... pasti gegara dia anaknya (nyebut jabatan tertentu). Pantes aja dilolosin". " Padahal aku yang bisa jawab pertanyaannya, aku yang aktif jawab pertanyaanya, kenapa dia yang nggak bisa jawab malah lolos sih? Nggak beres nih panitianta. Pasti ada main mata nih. Pasti ada kecurangan nih. Nggak terima aku diginiin". <-- Ini nih, jawaban orang-orang kalah yang nggak punya mental menang sama sekali. Catatan nih, panitia sama dewan juri yang berwenang menentukan siapa-siapa saja yang bakalan masuk jadi 10 pasang finalis adalah orang-orang yang sudah berpengalaman dibidangnya. Kalaupun memang ada kecurangan, wallahualam, aku nggak ngerti dan aku nggak bisa ngejamin ada atau enggaknya indikasi kecurangan tersebut. Tapi yang jelas, panitia dan dewan juri sangat punya "hak veto" untuk menentukan siapa saja yang bisa masuk jadi finalis. Keputusan mereka bulat, nggak bisa diganggu gugat. Soalnya, bakalan ada banyak faktor yang bisa menentukan siapa-siapa yang berhak masuk jadi finalis. Naaah tips-tips yang aku kasih kemarin-kemarin, silahkan dipelajari betul. Kalau perlu dibaca berulang kali, atau kamu print terus baca berulang-ulang sampai paham. Yakinlah, nggak akan tuh panitia ngasih tips-tips mendetail kayak yang aku kasih. Karena sejujurnya, hal tersebut merupakan rahasia atau "kode alam" yang mungkin digunakan panitia untuk menjadikan aspek penambah nilai atau pengurang nilai diluar tahapan seleksi yang ada di pamflet atau juklak.


Akan ada banyak faktor yang jadi pertimbangan dan yang digunakan oleh panitia serta dewan juri untuk menetukan siapa saja yang bisa masuk jadi finalis. Kuncinya, pelajarin tips-tips yang aku kasih kemarin. Contoh nih ya... Tahun kemarin, ada satu orang peserta putri. Kalau menurut ku, "cantik" secara fisik, kalau dinilai mah nilainya diatas peserta lain. Bahasa Inggrisnya juga ceplas-ceplos. Tingkat keaktifannya juga tinggi. Berani ngomong di depan orang banyak. Tapi, dia nggak lolos jadi finalis. Kalah dibanding finalis lain yang "tingkat keaktifannya" jauh dibawah dia. Kalah dibanding finalis lain yang Bahasa Inggrisnya jauh dibawah dia. Setelah aku telusurin lewat panitia, kenapa kok orang tadi itu nggak lolos jadi finalis. Jawabannya cukup bikin kaget "Soalnya dia pake pakaian yang terlalu pendek. Ada dewan juri yang bener-bener nggak suka sama cara berpakaiannya. Kesalahan yang sangat fatal". FYI, nggak semua juri penilai usianya muda-muda, ada beberapa juri yang tergolong senior. Pikir ku sih "Oh iya, orang tua, mungkin nggak suka sama hal-hal yang terlalu tabu dilihat dari kacamata "Kota SANTRI" Kabupaten Pekalongan". Naaaah, maka dari itu, aku ngasih tips-tips kemarin yang sekiranya bisa dipelajari dan dihindari oleh kamu kamu semua yang tahun ini bakalan ikut acara tersebut.

Buat yang belum lolos jadi finalis tahun ini atau tahun kemarin, kalau memang mental mu mental pemanang, bukan mental tempe, bukan mental pecundang. Nggak akan kok berburuk sangka sama panitia atau dewan juri. Apalagi melontarkan kata-kata negatif seperti yang udah aku sebutin tadi. Yakinlah, hari ini atau saat kamu baca tulisan ini atau bahkan bertahun-tahun lalu sebelum hari ini, Tuhan udah menggariskan dan menentukan siapa yang bakalan jadi the next Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2018 ini. Bahkan mungkin tahun 2019, 2020 atau bertahun-tahun kemudian, Tuhan udah menggariskannya. Jadi, selain kamu berusaha, belajar, nerapin tips-tips yang aku kasih kemarin, kamu kudu banyak-banyak doa sama Tuhan mu. Siapa tau, takdir mu yang awalnya nggak lolos jadi finalis, berkat kegigihan mu, berkat usaha keras mu, berkat tekad bulat mu, berkat DOA TULUS mu, DOA TULUS ORANG TUA MU, malah bisa jadi Mas atau Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan selanjutnya kan? Jadi, pertimbangkan faktor-faktor tersebut di atas. Jangan menyerah, jangan patah arang, jangan merasa kalah diawal. Tuhan nggak tidur guys.

Mungkin cukup itu aja yang bisa aku bagiin perihal pengalaman ku saat mengikuti seleksi duta wisata tahun kemarin. Kayaknya agak sombong kalau misalnya cuman aku doang ya yang ngasih tips-tips supaya bisa lolos jadi finalis, atau tips supaya jalannya mulus jadi finalis, suapaya nggak ada hambatan buat jadi finalis. Naaaah, karena mungkin dari beberapa finalis tahun kemarin cuman aku yang mainan dan aktif ngeblog mungkin jadi kendala buat peserta tahun ini untuk memeperoleh tips tips dari finalis lainnya. Bisa jadi malah para finalis  tahun lalu yang lainnya udah lebih dulu bagiin tips tips keren versinya lewat sosial media yang mereka punya atau lewat story whatsapp yang mereka punya? Ah jangan sampai melewatkan tips-tips yang mereka bagikan guys. Bisa jadi tips yang aku bagiin bobot nilainya cuman 10% dibanding tips-tips finalis lainnya kan? Kalau finalis lain belum bagiin tipsnya, seenggaknya kamu bisa tanya-tanya pribadi via chat atau dm instagram langsung ke finalis lainnya. Bisa jadi kamu sungkan tanya ke aku karena beda jenis kelamin, naaaah... kamu bisa pilih aja finalis lain yang sekiranya lebih kamu kenal atau sekiranya bisa bikin kamu lebih nyaman. Oke this is it. Finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017 berserta sosial media yang mereka punya dan biodata singkat yang aku punya. Kalau kontak pribadi kayak nomer whatsapp atau line minta langsung via dm intagram aja ya: (Usia yang tercantum adalah usia tahun kemarin saat menjadi finalis ya. Kalau id instagram ada yang udah ganti, search aja nama lengkapnya, pasti ketemu kok)

1
Nama: Bayu Taufani Haryanto
Umur: 22 Tahun
Instagram: bayutaufani
Kecamatan: Wonopringgo


2
Nama : Khansa Ghanim Al Gabril
Umur : 23
Id Instagram : khansagabril
Kecamatan : Wiradesa
Pendidikan : Mahasiswa S1 Teknik Sipil Unviversitas Islam Sultan Agung Semarang


3
Nama: Farhan Navis 
Umur: 16
Id Instagram: navisssssssss
Kecamatan :Doro
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Doro


4
Nama : Novia Rakhmawati
Umur : 17
Id Instagram : noviarakhmawati
Kecamatan : Kesesi
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kajen


5
Nama : Much. Syafri Riza Buchori
Umur : 16
Id Instagram : msyafrizab_
Kecamatan : Wiradesa
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kajen


6
Nama : Rahma Ayu Mustanida
Umur : 17thn
Id Instagram : rahmaayum
Kecamatan : Wonopringggo
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kedungwuni


7
Nama : Ashim Annabil
Umur : 16
Id Instagram : ashim_annabil
Kecamatan : Bojong
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kedungwuni


8
Nama : Diah Astika Dewi
Umur : 18 Tahun
Id Instagram : ticruut
Kecamatan : Paninggaran
Pendidikan :  Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Diponegoro Semarang


9
Nama : Ricky Arfian
Umur :17 Tahun
Id Instagram : ricky.arfian19
Kecamatan : Kajen
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kajen


10
Nama : Fiky Syahrozad Fitriani Putri
Umur : 16 Th
Id Instagram : fikysyahrozadfp
Kecamatan : Buaran
Pendidikan : Pelajar SMAN 1 Kedungwuni


11
Nama: M Syarif Hidayatullah
Umur: 20
Id Instagram: zyarief
Kecamatan: Bojong
Pendidikan: S1 Pendidikan Agama Islam IAIN Pekalongan


12
Nama : Elly Fatmawati
Umur : 17 tahun
Id Instagram : fatma.elly
Kecamatan : Kajen
Pend. :  Pelajar SMA 1 Kajen


13
Nama : Berlian Okta Setia Hartanto
Umur : 17
Id Instagram : berlian_o
Kecamatan : Wiradesa
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Wiradesa


14
Nama : Nubdati Ikromah
Umur : 17 tahun
Id Instagram : nubdatiikromah
Kecamatan : Wonopringgo
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kedungwuni


15
Nama : Alief Priambodo
Umur : 17th
Id instagram : aliefpriambodo
Kecamatan : Wiradesa
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kajen


16
Nama: Dwi Novita
Umur: 19
Id Instagram: novita_dwi
Kecamatan : Kajen
Pendidikan : Mahasiswa D3 Kebidanan Stikes Muhammadiyah Pekalongan


17
Nama : Agus Arifki Yanto
Umur : 20 tahun
Id Instagram : kakeps
Kecamatan : Doro
Pendidikan : (pelajar / mahasiswa) S-1 Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijaya Malang


18
Nama : Risti Aisyah
Umur : 21 th
Id Instagram : ristiaisya
Kecamatan : Wonopringgo
Pendidikan : Mahasiswa Farmasi STIE Muhammadiyah Pekalongan


19
Nama : Ikhsan Nur Afifin
Umur : 21
Id Instagram : shan_arifin22
Kecamatan : Kandangserang
Pendidikan : Mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Imdonesia Universitas Pekalongan


20
Nama : Kamelia Aghitsna
Umur : 17
Id instagram : gisna.kamelia_aghitsna
Kecamatan : Kajen
Pendidikan : Pelajar SMA 1 Kajen

PREDIKAT MAS DAN MBAK DUTA WISATA KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2017

Mas dan Mbak Berbakat Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017
Mas Alief Priambodo dan Mbak Kamelia Aghitsna
Mas dan Mbak Intelegensia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017
Mas Agus Ariki Yanto dan Mbak Nubdati Ikromah
Mas dan Mbak Mulimedia Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017
Mas Bayu Taufani Haryanto dan Mbak Risti Aisyah
Mas dan Mbak Favorit Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017
Mas Ricky Arfian dan Mbak Rahma Ayu Mustanida
Wakil 2 Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017
Mas M. Syarif Hudayatullah dan Mbak Diah Astika Dewi
Wakil 1 Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017
Mas Ricky Arfian dan Mbak Khansa Ganim Al Gabril
Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017
Mas Bayu Taufani Haryanto dan Mbak Elly Fatmawati
Tips-Tips Lengkap saat pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017:

KUMPULAN ARTIKEL LENGKAP TENTANG DUTA WISATA

Salam,
BAYU TAUFANI HARYANTO
Website                    http://www.papabackpacker.com/
Admin Website        http://www.desawonopringgo.com/
Facebook Page        @bayutaufani
Twitter                     @bayutaufani
Instagram                @bayutaufani
Youtube                   bayutaufaniharyanto
Google+                  +bayutaufaniharyanto
Steller                      @bayutaufani
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Subscribe

Masukkan Email:


Youtube Channel:

Popular Posts

Total Pageviews