Selasa, 14 Juli 2020

Cara Menjadi Duta Wisata

Cara Menjadi Duta Wisata adalah kata kunci yang kayaknya hampir tiap hari ada aja yang masuk ke data pencarian blog ini. Padahal, cara untuk menjadi duta wisata itu mudah sekali. Cara-cara menjadi duta wisata pun juga sudah banyak sekali bertebaran di internet. Tinggal masukkan kata kunci "Cara Menjadi Duta Wisata" ke kolom pencarian google, lalu akan muncul banyak sekali artikel yang membahas cara mudah untuk menjadi duta wisata. Sepertinya, paragraf pertama ini akan menjadi lebih panjang dan berbelit-belit apabila tidak saya pindah ke paragraf berikutnya. Jadi, mari kita pindah ke paragraf berikutnya untuk jauh lebih mengetahui bagaimana caranya menjadi duta wisata.


 Daftar Isi
Cara Menjadi Duta Wisata

1. Cara Menjadi Duta Wisata

Seperti yang sudah saya katakan pada paragraf pertama, bahwa menjadi duta wisata itu sangat mudah sekali. Semua orang yang memiliki kriteria sesuai dengan syarat yang dicantumkan saat proses pendaftaran, sangat bisa untuk menjadi duta wisata. Asalkan tau caranya untuk jadi duta wisata.

Pada zaman yang serba digital seperti sekarang ini, saya rasa cara-cara tersebut akan sangat mudah dijumpai hanya dengan bantuan mesin pencari semacam google saja. Yang mungkin juga sudah membimbing mu untuk tersasar dalam artikel ini. Kalau tidak menemukan informasi yang kamu butuhkan melalui google, tinggal manfaatkan media sosial saja. Media sosial sepanjang masa seperti facebook tentu akan sangat membantu mu. Juga media sosial zaman sekarang seperti instagram, juga pasti akan sangat membantu mu untuk menemukan informasi tentang duta wisata. Saya rasa, informasi tentang duta wisata akan lebih mudah ditemukan melalui media sosial dibanding melalui mesin pencari.

Pasalnya, setiap duta wisata pada tiap daerah tentu memiliki akun media sosial intagram atau facebook. Soalnya, dunia duta wisata tentu erat hubungannya dengan media sosial. Jadi, akan sangat mengherankan apabila asosiasi atau organisasi duta wisata di daerah mu tidak memilikinya. Kalau memang ternyata di daerah mu tidak ada, tentu kesempatan emas buat mu untuk membuatnya menjadi ada. Tapi syaratnya ya harus jadi duta wisata dulu dong.


Setelah memperoleh informasi tentang pendaftaran duta wisata, saatnya kamu menyiapkan persyaratan yang ada dan sudah tercantum pada informasi yang kamu peroleh sebelumnya. Setelah itu, lakukan pendaftaran. Sampai sini, kamu baru melalui sekitar 15% jalan untuk menjadi duta wisata. Karena pada tahap ini, biasanya peserta yang mendaftar jumlahnya melebihi kuota yang diperlukan oleh panitia. Langkah selanjutnya, ikuti serangkaian tes yang diselenggarakan oleh panitia agar kamu bisa diseleksi untuk kemudian menjadi finalis duta wisata. Setelah sampai tahap ini, kamu sudah sekitar 75% sah menjadi duta wisata.

Karena tiap daerah memiliki tradisi dan cara-cara tersendiri untuk menyeleksi para calon duta wisata yang ada, maka dari itu, katakan saja setelah kamu menjadi finalis pemilihan duta wisata pada suatu daerah, bisa dikatakan bahwa kamu sudah berhasil menjadi duta wisata. Yang mungkin pada kenyataannya, kamu baru berhasil menjadi finalis duta wisata. Jadi, kalau tujuan mu mencari artikel untuk gimana caranya jadi duta wisata, yaudah gitu doang caranya. Cuman 6 langkah doang:
  1. Cari infonya.
  2. Siapin Syarat Pendaftarannya.
  3. Daftar.
  4. Ikuti Seleksinya.
  5. Berusaha Jadi Finalis.
  6. Kelar. Selamat Kamu Udah Berhasil Jadi Duta Wisata.
Cara Menjadi Duta Wisata

2. Perbedaan Duta Wisata dan Duta Pariwisata

Nah ini, banyak banget yang salah tafsir pun penyebutannya antara Duta Wisata dan Duta Pariwisata. Walaupun kedua hal tersebut terdengar mirip, tapi ternyata perbedaannya sangat jauh. Sebenernya aku nggak terlalu ngerti yang berkaitan dengan Duta Pariwisata. Soalnya, Duta Pariwisata ini bukanlah ajang yang pernah ku ikuti sebelumnya. Karena ajang yang pernah ku ikuti terdahulu adalah Duta Wisata.

Aku beri sedikit gambaran tentang Duta Wisata terlebih dahulu ya. Jadi, ajang pemilihan Duta Wisata ini, memiliki nama-nama yang relatif berbeda di tiap daerahnya. Di Jawa Tengah, ada yang menyebutnya sebagai Mas-Mbak (Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dll.), Denok-Kenang (Kota Semarang), Sinok-Sitong (Kabupaten Brebes), Kakang-Mbekayu (Banyumas), dll. Biasanya, ajang tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah setempat. Jadi, ajang pemilihan Duta Wisata ini berafiliasi dengan pemda. Pesertanya pun terdiri dari dua gender yang diakui di Indonesia, yaitu Laki-Laki dan Perempuan. Tingkatannya berjenjang mulai dari daerah (Kabupaten Kota), Provinsi hingga ke tingkat Nasional.


Sementara untuk ajang Duta Pariwisata, setau ku itu adalah ajang yang bukan buatan atau berafiliasi dengan pemda setempat. Jadi, ada agensi tertentu yang mengadakan ajang tersebut. Atau bisa juga diibaratkan kalau Duta Pariwisata ini adalah "Versi Swasta" dari Duta Wisata. Ini opini ku aja sih yang tanpa adanya penguatan atau dukungan dari artikel atau berita manapun. Anggep aja ini aku lagi sok tau ya wkwkwk.

Naaah, sementara untuk jenjangnya, aku nggak begitu ngerti. Apakah ajang ini berjenjang seperti Duta Wisata atau bukan, tapi yang jelas ada ajang pemilihan Duta Pariwisata tingkat Nasional. Lalu, pesertanya pun kayaknya cuman perempuan aja. Berbeda dengan Duta Wisata yang pesertanya terdiri dari dua gender. Aku nggak tau terlalu mendalam dan lebih detail lagi. Yang jelas, antara Duta Wisata dan Duta Pariwisata itu adalah sesuatu yang berbeda. Gampangnya aku mengibaratkan kalau Duta Wisata ini adalah versi Negerinya. Sementara Duta Pariwisata ini adalah versi Swastanya. Jadi, jangan salah sebut yaaa wkwkwkwk

Kayaknya, perbedaan antara Duta Wisata dan Duta Pariwisata, cuman berkisaran akan hal yang sudah kusebutkan di ata. Ntar dugaan ku benar atau enggak yang berkaitan dengan berafiliasi dengan pemerintah atau tidak. Bisa jadi ternyata kalau ditarik garis besar, ternyata Duta Pariwisata sama halnya juga dengan Duta Wisata yang ternyata berafiliasi dengan pemerintah. Karena mungkin kesamaan nama, mungkin sama-sama berkecimpung di dunia Wisata ataupun Pariwisata, aku rasa kedua ajang tersebut tentu memiliki tujuan positif yang berkaitan dengan wisata. Jadi, ajang mana yang akan kamu ikuti, pelajari dulu ya...

3. Syarat Menjadi Duta Wisata

Kalau ngomongin syarat menjadi Duta Wisata, setiap daerah memiliki standar dan versi serta variasi syarat serta proses yang berbeda. Jadi, syarat menjadi Duta Wisata ditiap daerah tentu tidak bisa dipukul rata. mungkin ada daerah dengan antusiame pendaftar yang sangat terlampau tinggi, maka untuk memudahkan kerja panitia saat proses seleksi, syarat yang diperlukan untuk menjadi duta wisata dibuat sangat tinggi dan ketat serta kompetitif. Lain halnya dengan daerah yang antusiasme pendaftarnya yang tidak sebanyak daerah yang padat penduduk, mungkin syarat menjadi duta wisata di daerah tersebut cenderung lebih rendah dibanding daerah lainnya yang pendaftarnya banyak. Jadi, sekali lagi, syarat-syarat yang ditentukan oleh tiap-tiap daerah, mungkin akan berbeda satu sama lainnya. Karena banyak faktor yang mempengaruhinya.


Namun, secara garis besar, kalau ku lihat-lihat, rerata syaratnya mirip-mirip dan hampirs sama. Diantaranya adalah:
  1. Usia 17-24 Tahun.
  2. WNI dan Warga Daerah Setempat yang dibuktikan dengan KTP atau surat keterangan domisili.
  3. Tinggi minimal untuk Laki-Laki 170 cm dan 165 cm untuk perempuan.
  4. Pendidikan minimal SMA (Atau sedang menempuh pendidikan di SMA kelas XII).
Paling yang tiap daerah sama dan nggak banyak perbedaan ya cuman 4 syarat tersebut di atas sih. Yang lainnya, biasanya menyesuaikan program atau proses seleksi yang telah disusun sebelumnya oleh penyelenggara. Karena berkaitan dengan hal tersebut, tentu syarat lainnya akan mungkin berbeda antar daerah satu dengan daerah lainnya. Namun, apabila keempat syarat di atas terpenuhi, yakinlah kesempatan untuk dapat mengikuti ajang pemilihan Duta Wisata masih sangat terbuka lebar.

4. Cara Mudah Menjadi Duta Wisata

Aku masih nggak ngerti sih orang di luaran sana nyebut "Duta Wisata" itu, hanya dipersembahkan untuk para juara dalam ajang pemilihan Duta Wisata saja, atau juga untuk para finalis doang. Aku masih nggak ngerti tafsir masyarakat tersebut ditujukan kepada siapa. Tapi kalau menurut ku, dan menurut pengalaman ku selama mengikuti ajang pemilihan Duta Wisata baik pada tingkat daerah ataupun pada tingkat Provinsi, selalu disebutkan kalau Duta Wisata itu bisa siapa saja, nggak cuman yang mengikuti ajang tersebut. Itu jika berkaca dari tujuan para Duta Wisata ini yang untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di daerah tempat tinggalnya.

Jadi kalau misalnya ada keingingan "Ah aku pengen jadi Duta Wisata".

Sebenernya banyak tafsir. Bisa:
  1. Kamu mendaftar jadi peserta pemilihan Duta Wisata.
  2. Kamu terpilih menjadi Finalis pemilihan Duta Wisata setelah melewati proses seleksi.
  3. Kamu terpilih menjadi pemenang dalam ajang tersebut.
  4. Kamu bukan 3 kriteria di atas, tapi aktif mempromosikan potensi wisata yang ada di daerah tempat tinggal mu.
Sangat mudah sekali bukan cara untuk menjadi Duta Wisata? Tinggal pilih 1-4 kira-kira poin mana yang mau kamu pilih untuk mewujudkan jalan mu untuk menjadi duta wisata. Kalau tujuan mu cuman nomer 1, ku rasa nggak perlu melakukan atau menggunakan treatment atau perlakuan khusus. Mungkin kalau poin 2 dan 3, berbeda cerita bila dibanding pon nomor 1. Karena perlu trik untuk dapat mewujudkan cita-cita sekaligus mempermudah langkah mu untuk menjadi Duta Wisata. Kalau nomer 4, tentu siapapun bisa. Tinggal berkunjung ke suatu tempat, angkat potensinya, buat tulisan, gambar atau video menarik agar tempat wisata tersebut terpromosikan dengan baik. Sesimpel itu

5. BONUS

5.1 Tips Trik Menjadi Juara Duta Wisata

Bonus berikut adalah tips dan trik yang saat itu aku gunakan untuk mengikuti ajang pemilihan Duta Wisata Kabupaten Pekalongan tahun 2017. Yang pada waktu itu, aku berhasil memperoleh gelar ganda. Yaitu Juara 1 Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan Tahun 2017 dan Mas Multimedia Tahun 2017. Padahal saat itu aku adalah anak pindahan yang belum mengerti betul tentang Kabupaten Pekalongan, belum mengenal betul wisata yang ada di Kabupaten Pekalongan, tidak ada satu pun sesama peserta seleksi lainnya yang ku kenal. Jadi, aku benar-benar orang baru di Kabupaten Pekalongan. Namun, dengan mengikuti tips yang ku bagikan di bawah ini, aku bisa meraih apa yang sudah kusebutkan tadi.

Mungkin, cara berikut di bawah ini ada salah satu, beberapa atau bahkan mungkin keseluruhannya cocok untuk kamu terapkan dan kamu gunakan sebagai salah satu acuannya. Namun, bisa jadi sebaliknya. Tips Duta Wisata yang aku berikan tidak cocok sama sekali dengan situasi yang kamu hadapi. Karena, belum tentu sutuasi dan proses seleksi yang akan kamu lewati sesuai dengan apa yang ku alami di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017 lalu. Jadi, banyak-banyaklah mencari referensi lainnya yang dapat mendukung proses persiapan mu untuk mengikuti seleksi Duta Wisata. Oke, berikut ini adalah Tips Pemilihan Duta Wisata langsung dari pengalaman pribadi ku:

5.2 Bonus Tips Lainnya


Jadi, gimana caranya menjadi Duta Wisata? Gampang banget! Kalau menurut artikel ini, tinggal pilih poin 1, 2, 3 atau 4 saja. Dengan begitu, cita-cita mu menjadi duta wisata akan terwujud sesuai dengan harapan dan tujuan mu mengikuti ajang tersebut.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Back to Top