Senin, 24 Agustus 2020

Kenapa Fotografer Perlu Lebih dari Satu Lensa?

Sepengalaman ku mainan kamera, aku semakin sadar kalau ternyata Videografer atau Fotografer Perlu Lebih dari Satu Lensa. Semakin sadar juga kalau ternyata ini kegiatan yang bisa dibilang mahal. Tapi kalau udah hobi, udah suka, kayaknya mahal bukan jadi halangan. Pun mungkin memang akan menjadi penghalang, tapi ku yakin pasti ada solusinya. Termasuk kalau seorang Videografer atau Fotografer perlu lebih dari satu lensa. Kira-kira kenapa ya Videografer atau Fotografer Perlu Lebih dari Satu Lensa?


 Daftar Isi

Dunia videografi dan fotografi nggak akan pernah habis untuk dikulik. Pada era dengan perkembangan teknologi yang pesat seperti sekarang, tentu ranah ini pun mengadaptasi perkembangan teknologi kepada produknya. Ditambah dengan meningkatnya pemahaman masyarakat akan pentingnya dokumentasi, baik berupa foto ataupun video. Kemudian menyebabkan pandangan yang beragam dari segi komposisi, warna dan pendukung foto pada berbagai kesempatan yang semakin beragam pula. Mulai dari latar, kamera yang mumpuni hingga dukungan dari lensa yang semakin beragam pula.

1. Jenis Lensa yang Paling Banyak Dimiliki

Sebelum mengetahui alasan kenapa Videografer dan Fotografer perlu lebih dari satu lensa, mari kita bahas dahulu Jenis Lensa yang Paling Sering Digunakan.  Jawabannya adalah Lensa Kit. Lensa tersebut adalah lensa yang sudah termasuk pada paket pembelian kamera. Lensa kit ini memiliki spesifikasi yang beragam. Baik diafragma ataupun focal length (Jarak Fokus) yang berbeda pula. Pada dasarnya, kamera memiliki varian lensa kita yang beragam, tergantung merknya. Canon saja mimiliki 2 spesifikasi lensa kit yang berbeda. Yaitu 18-55mm dan 18-200mm. Sementara kamera Panasonic memiliki lensa kit dengan spesifikasi 14-42mm. Tapi, secara keseluruhan, lensa yang paling banyak dimiliki adalah lensa kit.

Pada dasarnya, Lensa kit sendiri adalah lensa bawaan dari pabrikan yang sering dipaketkan pada saat pembelian kamera. Lensa kit merupakan lensa yang mungkin dipandang oleh produsen kamera sebagai lensa dengan standart minimal yang sudah dapat digunakan untuk melakukan pengambilan gambar dengan keseluruhan fitur kamera yang ada. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa lensa kita adalah lensa yang paling banyak dimiliki orang-orang.

2. Lensa Kamera Terbaik

Kalau ditanya mengenai lensa kemera yang terbaik, tentu jawabannya akan menjadi beragam. Tergantung siapa yang ditanya dan apa kebutuhannya. Jadi, penilaian lensa terbaik ini adalah berdasarkan penilaian secara objektif saja. Sehingga tidak bisa dipukul rata. Misal, seorang wedding fotografer, tentu tidak akan menjawab lensa 50mm adalah lensa terbaik untuk melakukan peliputan dokumentasi acara, karena sempitnya area bidik. Bisa jadi sebaliknya, seorang wedding fotografer bisa saja mengatakan bahwa lensa 50mm adalah lensa terbaik karena dapat merekam detail-detail yang lebih sempurna dibanding lensa lainnya.

Lain halnya apabila yang ditanya adalah seorang travel fotografer yang membutuhkan gambar yang lebih luas. Mungkin bisa saja orang tersebut akan menjawab lensa 10-18mm adalah lensa kamera terbaik. Tapi, bisa saja travel fotografer tersebut, membutuhkan gambar yang pengambilan gambarnya harus dilakukan dengan jarak yang jauh dari objek, misal memotret burung. Tentu lensa 10-18mm bukan lensa kamera terbaik yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhannya.

Karena hal tersebut di atas, menurut ku lensa terbaik adalah lensa yang kita punya sekarang. Kalau sekarang punyanya lensa kit, tentu lensa kit adalah lensa terbaik. Terlepas dari segala kekurangan yang dimiliki, lensa kit yang dipunya adalah lensa kamera terbaik yang saat ini dimiliki. Karena apabila tidak memiliki lensa, tentu tidak bisa dilakukan pengambilan gambar. Jadi, kalau ada orang yang bilang lensa 17-55mm adalah lensa terbaik, atau lensa terbaik adalah lensa dengan bukaan diafragma yang besar, semua itu belum tentu benar. Karena lensa terbaik adalah lensa yang digunakan pada saat keadaan yang tepat. Yang paling utama dan paling penting, lensa terbaik adalah lensa yang kita miliki sekarang.

Baca Juga: Langkah Menjadi Youtuber Profesional Bersama Gita Savitri Devi - Review Skill Academy 

3. Kenapa Fotografer Perlu Lebih dari Satu Lensa?

Sebenernya, kalau yang udah baca subjudul 1 dan 2, tentu sudah bisa menerka-nerka alasan dibalik fotografer perlu memiliki lebih dari satu lensa. Namun, karena artikel ini memiliki daftar isi, sehingga mungkin kadang orang hanya membaca intinya saja, oleh karena itu, pada paragraf selanjutnya akan ku tegaskan lagi, alasan Kenapa Fotografer Perlu Lebih dari Satu Lensa.

Kasih Foto Dulu, Biar Semangat Bacanya. Kira-Kira Ini Diambil Pakai Lensa Apa?

Sebenarnya ada banyak faktor yang mendasari hal tersebut terjadi. Diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Punya duit lebih untuk membeli lensa lainnya.
    Pada dasarnya, lensa kamera itu adalah barang yang tergolong cukup mahal. Nggak ada lensa baru yang bisa digunakan untuk kegiatan pengambilan gambar yang dijual dibawah 500 ribu rupiah. Semakin mahal lensa, tentu semakin banayk fitur dan kebutuhan yang dapat diakomodir. Tentu lensa seharga 10 Juta memiliki kelebihan tersendiri dibanding lensa dengan harga 1 Juta. Kalau punya duit lebih, tentu memiliki lensa pada rentang harga tertentu, tentu akan menjadikan alasan kenapa fotografer perlu memiliki lebih dari satu lensa.
  • Kebutuhan pengambilan gambar lebih mudah apabila menggunakan lensa yang lebih sesuai.
    Apabila pekerjaan atau kebutuhan pengambilan gambar harus dibantu dengan penggunaan lensa berfocal length (Jarak Fokus) yang lebar, karena jarak dan sudut pengambilan yang terbatas, tentu penggunaan lensa 10-18mm atau 17-55mm akan lebih memudahkan pekerjaan apabila menggunakan lensa 50-250mm. Walaupun pada era yang serba memungkinkan seperti sekarang ini, lensa 50-250mm dapat digunakan untuk mengambil gambar pada jarak dan sudut pandang yang terbatas. Tapi tentu proses pengerjaannya menjadi tidak efektif. Jadi, penggunaan lensa seusai dengan situasi dan keadaan tempat yang pas adalah pilihan terbaik.
  • Membutuhkan lensa dengan spesifikasi tertentu.
    Semakin besar iso atau asa pada kamera, tentu akan menimbulkan noise atau bercak titik-titik putih kecil yang akan merusak gambar. Dengan begitu, harus menggunakan iso yang lebih kecil pada pengaturan kamera. Namun, apabila keadaan ruangan atau tempat pengambilan gambar kekurangan cahaya, hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan lensa yang memiliki bukaan diafragma besar. Diantaranya adalah F1.4, F1.8, F2.8, dll yang memiliki angka F dibawah F3.5 Sehingga, dapat menghasilkan gambar yang terang walaupun tidak menggunakan iso paling tinggi yang ada di kamera.
Selain berdasarkan pada 3 hal tersebut di atas, tentu masih banyak lagi faktor yang dapat dijadikan alasan kenapa seorang fotografer perlu memiliki lensa lebih dari satu. Pada dasarnya, kebutuhan adalah faktu utama kenapa fotografer perlu memiliki lensa lebih dari satu. Tentu mempertimbangkan faktor keuangan dan seberapa mendesak kebutuhan tersebut harus dipenuhi.

Baca Juga: AWAS! Netflix Lebih Candu dari BOKEP!

4. Kenapa Fotografer Hanya Perlu Satu Lensa saja?

Nggak lengkap rasanya kalau artikel ini hanya membahas alasan kenapa fotograger perlu memiliki lebih dari satu lensa. Padahal nggak melulu seperti itu situasinya. Karena Fotografer ternyata hanya perlu memiliki satu lensa saja. Lalu apa alasannya fotografer tidak perlu memiliki banyak lensa dalam lemari penyimpanannya? Kira-kira alasannya adalah sebagai berikut:
  • Tidak / Belum memiliki duit berlebih untuk membeli lensa yang lain.
  • Sudah cukup puas dengan performa lensa kit bawaan kamera atau lensa yang dipunya.
  • Tidak memerlukan teknik atau keadaan khusus untuk memperoleh gambar.
  • Memiliki cara kreatif tersendiri dengan menggunakan lensa yang dipunya untuk menghasilkan gambar yang sesuai dengan kebutuhannya.
Intinya sih, apa yang ada di subjudul 4 ini adalah berkebalikan dari apa yang sudah tertulis di subjudul 3. Karena pada dasarnya kebutuhan setiap vidoegrafer atau fotografer yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga ada saja yang sudah puas dengan lensa kit bawaan kamera atau lensa yang sudah dimilikinya saat ini. Sehingga hanya memerlukan satu lensa saja dan tidak memerlukan lensa yang lainnya. Karena lensa kit atau lensa yang dipunya sekarang sudah berhasil memenuhi segala ekspektasi dan kebutuhannya.

Baca Juga: Cara Menghasilkan Ratusan Juta dari Google Adsense

5. Kesimpulan

Kebutuhan akan lensa setiap orang, vidografer dan fotografer itu berbeda-beda. Ada yang membutuhkan lensa dengan bukaan besar, ada juga yang membutuhkan lensa dengan jarak fokus sangat besar seperti wartawan sepak bola. Kembali lagi, kebutuhan adalah hal yang utama. Sebelum memutuskan untuk membeli lensa tipe tertentu, pikirkan dulu kebutuhan mu. Apakah sudah bisa dipenuhi dengan lensa yang dimiliki sekarang atau memang harus membeli lensa tambahan baru. Tapi, bukan hanya faktor itu saja, pertimbangkan juga faktor finansial. Jangan karena kebutuhan saja tapi ternyata mengacuhkan kemampuan finansial yang justru malah akan berdampak buruk pada kelanjutan usaha atau hobi atau keperluan selanjutnya.

Kalau sepengalaman ku selam ini sih aku butuh lensa dengan focal length (Jarak Fokus) 17-55mm dengan bukaan diafragma F2.8 yang dilengkapi dengan stabilizer. Tapi, karena saat tulisan ini dibuat, ku belum memiliki duit yang cukup untuk membeli lensa dengan spesifikasi tersebut. Oleh karena itu, aku dengan segala kemampuan yang ku miliki masih bisa tetap terus menggunakan kamera dengan bantuan lensa yang ku miliki saat ini.

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Back to Top