Minggu, 27 Desember 2020

Download Film The Science of Fictions





Download Film The Science of Fictions - Download itu artinya mengunduh. Jadi, download film ini adalah segmen baru yang ada di Papabackpacker setelah sebelumnya ada segmen review buku. Yang ternyata ku sangat tidak konsisten untuk membaca buku. Jadi, segemen tersebut terhenti. Oleh karena itu, segmen download film ini ku hadirkan sebagai pengisi blog ini. Supaya blog ini nggak kayak sarang laba-laba. Tanpa banyak kata, ini cara download film Hiruk Pikuk si Al-Kisah



Daftar Isi
  1. Hiruk Pikuk si Al-Kisah
  2. Adegan Seks di Film
  3. Download Film The Science of Fictions
  4. Link Download The Science of Fictions


Hiruk Pikuk si Al-Kisah


The Science of Fictions atau dalam Bahasa Indonesia disebut juga dengan sebutan Hiruk Pikuk si Al-Kisah ini adalah film garapan Yosep Anggi Noen (Sutradara). Film ini bercerita tentang tokoh utama bernama Siman yang diperankan Gunawan Maryanto, yang digambarkan sebagai seorang pria pendiam yang pada awal kemunculannya di film tengah tak sengaja menyaksikan syuting pendaratan di Bulan oleh para kru asing. Karena hal tersebut, kemudian Siman ditangkap, lalu lidahnya dipotong agar tidak bisa menyebarkan perihal rekayasa adegan pendaratan di Bulan tadi.


Sehingga, sepanjang film berlangsung, Siman tidak pernah mengeluarkan sepatah katapun dari awal adegan hingga layar digulung. Sebagai gantinya, Siman menggunakan indera lainnya, seperti gerak tubuh dan sorot mata untuk menggantikan dialog atau ketika ingin mengungkapkan perasaannya. Seinget ku, Siman hanya mengeluarkan suara ketika bercerita kepada teman dekatnya sendiri. Yang ternyata malah mencuri uang tabungan yang selama ini ia kumpulkan dan disimpan pada sebuah bekas kaleng Khong Guan. Eh merknya nggak tau ding, pokoknya kaleng mirip kaleng Khong Guan.


Berhubung aku nggak mau spoiler, jadi nggak akan ku ceritakan secara lengkap dan gamblang adegan per adegan yang berlangsung. Sayangnya, film ini cuman bertahan selama 1 minggu lebih dikit di bioskop saat masa pandemi ini berlangsung. Jadi, bagi kamu yang belum sempat melihat film ini, tunggu saja sampai film ini beredar di layanan VOD (Video on Demand) kesayangan kamu. Yang, entah nggak tau kapan film ini akan masuk daftarnya.


Adegan Seks di Film


Selain itu, suara Siman juga keluar ketika melakukan adegan "kenthu" atau dalam Bahasa Indonesia artinya adalah berhubungan seks dengan si penjaga warung makan langganan Siman di pasar tempat dia bekerja. Karena keterbatasan yang dia miliki, Siman ini bekerja sebagai kuli panggul dan kuli-kuli lainnya yang bekerja mengandalkan aktivitas fisik. Namun, karena Siman ini orangnya nggak hedon, jadi duit yang selama ini dia hasilkan dengan memeras keringatnya, tergolong cukup banyak.


Hingga, akhirnya Mbak-Mbak penjaga warung tadi yang sialnya aku lupa nama karakternya, mengajak Siman untuk menikahinya. Yang aku inget, mbak-mbak tersebut diperankan oleh Asmara Abigail. Bayangin cuk, kamu diajak nikah sama Asmara Abigail. Apa nggak sempit itu celana mu wkwkwkwk. Yang pada akhirnya, Siman berhasil melakukan hubungan seks dengan Asmara Abigail dengan membayar sejumlah uang. Ya, mbak-mbak warung lugu tersebut, ternyata punya pekerjaan sampingan sebagai PSK.


Baca Juga: Wirda Mansur - Be The New You! (Review Buku)


Baca Juga: Risa Saraswati - Samantha (Review Buku)


Baca Juga: Download Film Generasi 90an Melankolia


Jujur aja, selama nonton film ini, aku nggak ngerti apa yang mau disampaikan sama sutradaranya. 15 menit awal film ini berlangsung, aku ngerasa ngantuk. Terlebih, saat pandemi seperti sekarang, jam pertama bioskop di hari pertama tayang film baru, nggak seramai biasanya. Saat itu, hanya ada 3 orang termasuk aku di dalam ruangan bisokop. Semakin menambah rasa kantuk ku. Rasanya ingin walk out saat itu juga. Namun, karena sayang duit buat bayar bioskopnya, ku urungkan niat ku.


Hingga lama kelamaan, ternyata film ini semakin membuat penasaran. Karena alur film ini kombinasi maju-mundur yang menyebabkan rimetnya jadi naik turun. Seru banget sih nonton film yang bisa memainkan ritme penonton kayak gini. Ku kira, film ini adalah film murahan yang hypenya doang kenceng di sosmed. Ternyata tidak, Anggi Noen ternyata secerdas itu menghadirkan film yang ku yakin dalam beberapa tahun mendatang nggak akan ada sutradara yang mampu bikin film beginian yang bisa tayang di bioskop.


Download Film The Science of Fictions


Dari film ini aku belajar banyak hal. Pembelajaran tersebut diantaranya datang dari Siman sebagai karakter utama film ini. Siman, sosok sederhana yang nggak banyak bicara, namun banyak bekerja. Hal remeh yang ku kira cuman jadi kata mutiara penghias dinding sekolah saja. Nyatanya, enggak. Semakin bertambah umur ku, kata mutiara tersebut seakan menjadi nyata. Ternyata banyak bekerja sangat sangatlah lebih baik daripada banyak bicara dan nggak ada kerjanya sama sekali, apalagi hasilnya. Setelah aku nonton film ini, semakin memupuk hal tersebut kalau, "Banyak Bekerja emang Lebih Baik dari Banyak Bicara".


Hal lain yang bisa ku pelajari dari film ini adalah omong kosong. Ya, film ini menyajikan sebuah gambaran omong kosong yang dipercaya seluruh orang. Walaupun hal tersebut adalah memang benar-benar omong kosong, tapi hebatnya, semua orang bisa percaya dibutanya. Hal itu digambarkan pada awal adegan film yang dimana Siman melihat sebuah hal besar yang sedang direkayasa, yang dikemudian hari, ada sosok yang mengatakan jika hal rekayasa alias omong kosong tersebut adalah hal nyata yang harus dipercaya. Dari sini, aku jadi belajar, yakin nih semua ini emangnya bener? Kayak contohnya pandemi yang kita alami sekarang ini dan hal-hal tai lainnya yang terus-terusan diberitakan di Indonesia. Kayak yang udah pernah ku tulis di blog ini. Hingga akhirnya aku percaya pada pola "Hal-hal yang dibahas secara terus menerus di Indoneisa tanpa henti dan terus-terusan, pasti akhirnya ZONK". Film ini seakan menegaskan itu dan kemudian melontarkan pertanyaan perpisahan sebelum film berakhir "Kamu percaya sama semua tontonan yang selama ini kamu lihat?"


Baca Juga: Corona? Asuuu!! Ini Faktanya di Pekalongan


Baca Juga: Dampak Positif Coronavirus di Indonesia


Baca Juga: RUU KUHP dan Pasal Kontroversialnya di Sahkan Pemerintah. Kenapa Emangnya?


Baca Juga: Turunkan Presiden Jokowi dan Batalkan Pelantikan DPR Baru!


Link Download The Science of Fictions


Download Film The Science of Fictions


Mungkin hal tersebut di atas adalah hal-hal yang berhasil ku Download dari Film The Science of Fictions. Jadi, ini bukan link untuk melakukan pembajakan film. Terlebih film Indonesia. Kalau film luar mah, mau kamu bajak juga nggak masalah. Kalau film Indonesia, mendingan jangan deh. Daripada Download Film The Science of Fictions, yang jelas selain merugikan ekosistem si pembuat film, jelas kita merugikan bangsa kita sendiri. Download film ini adalah hal-hal baik yang bisa ku ingat dan ku download atau unduh setelah ku menonton sebuah film. Yang mungkin bisa ku terapkan di kehidupan ku kemudian. Mungkin juga, akan berdampak baik juga untuk yang membaca tulisan ini.


Jadi, kalau kamu mau mencari Link Download Film The Science of Fictions, yakinlah nggak bakalan nemu di tulisan ini. Karena emang nggak ada. Kalau kamu mengartikan ini adalah tulisan yang dibuat untuk menyebarkan link download film, tentu kamu salah besar. Apalagi link grup telegram atau google drive download The Science of Fictions, tentu kamu salah besar. Nih sebagai gantinya, ku kasih Trailer Film Lengkap The Science of Ficiton






Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Back to Top