Pernah nggak sih rasanya pengen banget ngumpulin semua orang favorit, ortu, saudara, keponakan, sepupu, dalam satu tempat dan satu waktu?
Liburan keluarga besar itu memang bikin hati hangat, dinamika keluarga bisa berubah jadi lebih deket, dan rutinitas sehari-hari yang monoton langsung ilang seketika.
Liburan keluarga besar itu memang bikin hati hangat, dinamika keluarga bisa berubah jadi lebih deket, dan rutinitas sehari-hari yang monoton langsung ilang seketika.
Tapi ya gitu deh, merencanainnya sering bikin pusing. Banyak orang yang akhirnya nggak jadi karena ribet koordinasi, takut budget jebol, atau jadwal nggak nyambung.
Padahal, kalau direncanain dengan matang, liburan keluarga bisa jadi momen epic yang nggak terlupakan. Salah satu kunci utamanya adalah bikin itinerary yang jelas.
Itinerary ini nggak cuma bikin waktu lebih maksimal, tapi juga bantu perkiraan biaya jadi lebih akurat, dan liburan jadi lebih efektif tanpa ada yang kecewa. Yuk, simak tips praktisnya biar liburan keluarga besar kamu lancar jaya!
Jangan tunggu mendadak baru mikir mau ke mana. Liburan keluarga besar butuh koordinasi banyak orang, jadi mulai diskusi minimal 3-6 bulan sebelumnya.
Ajak semua anggota keluarga ikut ngobrol: siapa yang ikut, apa preferensi mereka, dan kapan waktu yang pas. Ada yang suka pantai, ada yang lebih ke gunung atau wisata budaya, dari situ baru bisa tentuin prioritas destinasi.
Libatkan semua pihak biar nggak ada yang merasa “kok diputusin sendiri”. Setelah itu, buat daftar prioritas tempat wisata utama yang paling banyak diminati. Kalau pilihan banyak, fokus dulu ke yang paling disukai mayoritas. Pastiin semua setuju supaya nggak ada drama pas di lokasi.
Liburan keluarga besar sering bikin budget membengkak kalau nggak dikontrol. Makanya, langsung tetapkan anggaran total sejak awal.
Tanyain setiap keluarga: berapa kira-kira yang mau mereka keluarin? Ada yang mau patungan rata, ada yang seneng traktir semua, jelasin dari awal biar nggak ada salah paham.
Rincikan biaya: transportasi, penginapan, makan, tiket masuk wisata, oleh-oleh, dan dana darurat. Kalau budget terbatas, cari destinasi yang murah tapi tetap seru.
Misalnya ke Jogja atau sekitarnya, banyak spot alam dan budaya yang tiketnya ramah kantong. Jangan lupa riset harga terkini lewat website resmi, medsos, atau review pengunjung biar estimasinya akurat.
Itinerary harian itu wajib. Tulis rinci: pagi ke mana, siang makan di mana, sore aktivitas apa, malam istirahat. Kelompokkan tempat wisata yang lokasinya berdekatan biar nggak bolak-balik jauh.
Misalnya hari pertama fokus di Malioboro dan sekitarnya, hari kedua ke pantai selatan, hari ketiga ke candi atau perbukitan.
Tambahin waktu istirahat, makan, dan buffer 1-2 jam buat hal tak terduga (macet, anak rewel, atau cuaca buruk). Jangan terlalu padet, biar semua orang nggak capek dan masih punya waktu santai. Kalau rombongan besar, itinerary yang rapi bikin semua orang bisa ikut tanpa kebingungan.
Musim libur sekolah atau Lebaran sering bikin hotel dan tiket ludes. Booking penginapan minimal 2-3 bulan sebelumnya biar dapet pilihan terbaik dan harga promo. Kalau rombongan banyak (20 orang ke atas), pertimbangkan villa atau homestay besar yang lebih hemat dibanding hotel per kamar.
Untuk transportasi, kalau dari luar kota atau keliling dalam Jogja, langsung pakai jasa sewa bus Pijar Utomo aja.
Lebih murah kalau dibagi rata, nggak perlu khawatir parkir penuh atau orang ketinggalan. Apalagi kalau mau gathering keluarga besar, bus pariwisata di Jogja untuk gathering bikin perjalanan nyaman, bisa karaoke di jalan, tidur, atau ngobrol tanpa ribet nyetir sendiri.
Setelah itinerary fix, buat checklist barang per orang atau per keluarga. Kategoriin: pakaian (sesuai cuaca dan aktivitas), keperluan pribadi, obat-obatan, charger, dokumen penting (KTP, KK, tiket), hingga camilan buat anak-anak. Periksa ulang sebelum packing biar nggak ada yang ketinggalan.
Liburan keluarga besar itu investasi waktu dan emosi. Kalau direncanain matang, mulai dari diskusi bareng, hitung budget, bikin jadwal, sampai pilih transportasi yang pas, semua orang bakal pulang dengan senyum lebar dan kenangan indah.
Jadi, mulai sekarang ajak keluarga ngobrol: liburan tahun ini mau ke mana? Siapkan itinerary-nya sekarang, biar nggak ada yang nyesel. Happy planning dan selamat liburan bareng keluarga!
Padahal, kalau direncanain dengan matang, liburan keluarga bisa jadi momen epic yang nggak terlupakan. Salah satu kunci utamanya adalah bikin itinerary yang jelas.
Itinerary ini nggak cuma bikin waktu lebih maksimal, tapi juga bantu perkiraan biaya jadi lebih akurat, dan liburan jadi lebih efektif tanpa ada yang kecewa. Yuk, simak tips praktisnya biar liburan keluarga besar kamu lancar jaya!
1. Mulai Rencanain Jauh-Jauh Hari
Jangan tunggu mendadak baru mikir mau ke mana. Liburan keluarga besar butuh koordinasi banyak orang, jadi mulai diskusi minimal 3-6 bulan sebelumnya.
Ajak semua anggota keluarga ikut ngobrol: siapa yang ikut, apa preferensi mereka, dan kapan waktu yang pas. Ada yang suka pantai, ada yang lebih ke gunung atau wisata budaya, dari situ baru bisa tentuin prioritas destinasi.
Libatkan semua pihak biar nggak ada yang merasa “kok diputusin sendiri”. Setelah itu, buat daftar prioritas tempat wisata utama yang paling banyak diminati. Kalau pilihan banyak, fokus dulu ke yang paling disukai mayoritas. Pastiin semua setuju supaya nggak ada drama pas di lokasi.
2. Hitung Budget dari Awal
Liburan keluarga besar sering bikin budget membengkak kalau nggak dikontrol. Makanya, langsung tetapkan anggaran total sejak awal.
Tanyain setiap keluarga: berapa kira-kira yang mau mereka keluarin? Ada yang mau patungan rata, ada yang seneng traktir semua, jelasin dari awal biar nggak ada salah paham.
Rincikan biaya: transportasi, penginapan, makan, tiket masuk wisata, oleh-oleh, dan dana darurat. Kalau budget terbatas, cari destinasi yang murah tapi tetap seru.
Misalnya ke Jogja atau sekitarnya, banyak spot alam dan budaya yang tiketnya ramah kantong. Jangan lupa riset harga terkini lewat website resmi, medsos, atau review pengunjung biar estimasinya akurat.
3. Buat Jadwal Harian yang Realistis
Itinerary harian itu wajib. Tulis rinci: pagi ke mana, siang makan di mana, sore aktivitas apa, malam istirahat. Kelompokkan tempat wisata yang lokasinya berdekatan biar nggak bolak-balik jauh.
Misalnya hari pertama fokus di Malioboro dan sekitarnya, hari kedua ke pantai selatan, hari ketiga ke candi atau perbukitan.
Tambahin waktu istirahat, makan, dan buffer 1-2 jam buat hal tak terduga (macet, anak rewel, atau cuaca buruk). Jangan terlalu padet, biar semua orang nggak capek dan masih punya waktu santai. Kalau rombongan besar, itinerary yang rapi bikin semua orang bisa ikut tanpa kebingungan.
4. Cek Ketersediaan Penginapan & Transportasi
Musim libur sekolah atau Lebaran sering bikin hotel dan tiket ludes. Booking penginapan minimal 2-3 bulan sebelumnya biar dapet pilihan terbaik dan harga promo. Kalau rombongan banyak (20 orang ke atas), pertimbangkan villa atau homestay besar yang lebih hemat dibanding hotel per kamar.
Untuk transportasi, kalau dari luar kota atau keliling dalam Jogja, langsung pakai jasa sewa bus Pijar Utomo aja.
Lebih murah kalau dibagi rata, nggak perlu khawatir parkir penuh atau orang ketinggalan. Apalagi kalau mau gathering keluarga besar, bus pariwisata di Jogja untuk gathering bikin perjalanan nyaman, bisa karaoke di jalan, tidur, atau ngobrol tanpa ribet nyetir sendiri.
5. Siapin Daftar Barang yang Dibawa
Setelah itinerary fix, buat checklist barang per orang atau per keluarga. Kategoriin: pakaian (sesuai cuaca dan aktivitas), keperluan pribadi, obat-obatan, charger, dokumen penting (KTP, KK, tiket), hingga camilan buat anak-anak. Periksa ulang sebelum packing biar nggak ada yang ketinggalan.
Liburan keluarga besar itu investasi waktu dan emosi. Kalau direncanain matang, mulai dari diskusi bareng, hitung budget, bikin jadwal, sampai pilih transportasi yang pas, semua orang bakal pulang dengan senyum lebar dan kenangan indah.
Jadi, mulai sekarang ajak keluarga ngobrol: liburan tahun ini mau ke mana? Siapkan itinerary-nya sekarang, biar nggak ada yang nyesel. Happy planning dan selamat liburan bareng keluarga!







Tidak ada komentar:
Write comment